Kejagung Tangkap Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Terkait Korupsi MBG

Kejagung Tangkap Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Terkait Korupsi MBG

Kejaksaan Agung menangkap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terkait dugaan kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Penangkapan tersebut sekaligus mengakhiri masa jabatannya pada 3 Juni 2026.

Seperti diberitakan oleh Suara, rekam jejak Dadan Hindayana sebelum memimpin BGN kini menjadi perhatian publik. Ia dikenal sebagai seorang pakar entomologi, sebuah bidang ilmu yang mempelajari tentang serangga.

Dadan Hindayana dilantik sebagai Kepala BGN pertama pada 19 Agustus 2024. Penunjukan akademisi ini sempat memicu pertanyaan dari masyarakat karena keahliannya dinilai berseberangan dengan bidang gizi.

Entomologi merupakan cabang ilmu biologi yang memfokuskan kajian pada serangga (insecta). Istilah ini berakar dari bahasa Yunani, yakni entomon yang berarti serangga dan logos yang bermakna ilmu pengetahuan.

Struktur tubuh, fisiologi, perilaku, ekologi, hingga hubungan serangga dengan lingkungan menjadi cakupan utama ilmu ini. Serangga memiliki peran krusial dalam ekosistem pertanian, baik sebagai hama maupun predator alami.

Di Indonesia, riset entomologi sangat memengaruhi ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Penerapan ilmu ini membantu sektor pertanian menekan penggunaan pestisida kimia melalui metode pengendalian hayati.

Keahlian Dadan Hindayana di bidang ini sebenarnya berkaitan dengan sistem pangan global. Serangga memiliki fungsi vital dalam rantai produksi, mulai dari bertindak sebagai penyerbuk tanaman hingga menjadi opsi sumber protein masa depan.

Rekam Jejak Akademik Dadan Hindayana

Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967 ini memiliki riwayat akademis yang kuat di bidang proteksi tanaman. Dadan Hindayana meraih gelar sarjana dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1990.

Ia kemudian menyelesaikan studi master dalam bidang Entomologi Terapan di University of Bonn, Jerman, pada 1997. Gelar Doktor (S3) didapatkannya dari Leibniz Universitat Hannover, Jerman, pada tahun 2000 dengan fokus interaksi predator serangga.

Sebelum masuk ke jajaran birokrasi, Dadan Hindayana aktif mengajar di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB. Risetnya banyak mengulas tentang keanekaragaman serangga di lahan pascatambang hingga penanganan hama tanaman.

Artikel terkait

Rekomendasi