Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka. Penetapan ini terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2025-2026 di DKI Jakarta.
Kasus hukum ini menjerat Dadan Hindayana yang tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp9.022.400.000, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara per 14 Maret 2025. Jumlah aset tersebut dilansir dari Medcom.
Rincian properti bergerak milik tersangka mencakup tiga unit mobil dengan nilai keseluruhan Rp1.400.000.000. Koleksi kendaraan tersebut terdiri dari Mazda CX-5 seharga Rp675.000.000, Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2024 senilai Rp330.000.000, serta Mazda CX-3 1.5 A/T tahun 2023 seharga Rp395.000.000.
Sebelum status hukumnya diumumkan oleh pihak kejaksaan, Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatannya. Kepala Negara kemudian menunjuk Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, untuk memimpin lembaga tersebut.
Perombakan struktural di internal lembaga penanggung jawab program prioritas ini dilakukan setelah pemerintah melakukan serangkaian evaluasi berkala dalam 1,5 tahun terakhir. Langkah pencopotan tersebut juga melibatkan pemberhentian Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya dari jabatan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan penjelasan resmi mengenai latar belakang pengambilan keputusan strategis oleh presiden tersebut dalam sebuah konferensi pers pada Selasa, 2 Juni 2026.
"keputusan perombakan ini diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak, baik kementerian terkait maupun masyarakat dan penerima manfaat." kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Melalui momentum pergantian jajaran pimpinan tersebut, pemerintah turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya. Ketiganya dinilai berjasa dalam meletakkan fondasi awal serta mengembangkan organisasi Badan Gizi Nasional.