Kejaksaan Agung melalui Badan Pemulihan Aset berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar Rp922,2 miliar untuk kas negara melalui gelaran lelang BPA Fair 2026 yang resmi ditutup di Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Pencapaian bernilai fantastis tersebut bersumber dari penjualan ratusan komoditas sitaan negara hasil tindak pidana, sebagaimana dilansir dari Suara. Sebanyak 300 dari total 308 unit item barang yang ditawarkan kepada masyarakat habis terjual dalam perhelatan tersebut.
Kepala BPA Fair, Dr. Kuntadi, mengonfirmasi bahwa sebagian besar aset yang dilelang mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta kegiatan.
"Dari 308 unit item barang yang kami jual, laku 300 item. Artinya ada delapan item yang tidak laku," ujar Kuntadi, Kepala BPA Fair.
Penjualan komoditas sitaan ini langsung memberikan dampak signifikan berupa pemasukan dana segar dalam jumlah besar bagi keuangan negara.
"Dari total harga yang masuk sebesar 922 miliar 267 juta 70 ribu rupiah," ujar Kuntadi, Kepala BPA Fair.
Satu unit sepeda motor gede merek Harley Davidson mencatatkan rekor capaian tertinggi dan menjadi objek yang paling banyak diperebutkan oleh 349 peserta lelang, termasuk YouTuber Jejouw yang gagal memenangkannya.
"Dari sisi persentase tadi kita lihat Harley Davidson itu persentasenya sampai 900 sekian," kata Kuntadi, Kepala BPA Fair.
Tingginya antusiasme para kolektor memicu persaingan ketat dalam memberikan penawaran harga terbaik untuk membawa pulang kendaraan tersebut.
"Sehingga itu menjadi capaian tertinggi dan kami lihat juga peserta lelangnya paling banyak, sekitar 349 peserta," jelas Kuntadi, Kepala BPA Fair.
Selain kendaraan, sejumlah barang bermerek berupa 84 tas mewah dan lebih dari 30 perhiasan milik aktris Sandra Dewi turut habis terjual. Kisaran harga perhiasan dipatok dari jutaan hingga puluhan juta rupiah, sedangkan tas mewah bernilai hingga ratusan juta rupiah karena dipasarkan per paket.
Kesuksesan besar pada penyelenggaraan tahun ini membuat Kejaksaan Agung berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan.
"Bapak Jaksa Agung menyetujui kegiatan BPA Fair ini akan menjadi agenda tahunan di luar kegiatan rutin lelang yang kita lakukan," kata Kuntadi, Kepala BPA Fair.
Pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi baru guna meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap pelaksanaan lelang barang milik negara pada masa mendatang.