Woodland Park Zoo Sambut Kelahiran Bayi Gorila Dataran Rendah Barat

Woodland Park Zoo Sambut Kelahiran Bayi Gorila Dataran Rendah Barat

Woodland Park Zoo di Seattle menyambut kelahiran seekor bayi gorila dataran rendah barat yang lahir dari induk bernama Jamani pada Senin pagi, 19 Mei 2026, sekitar pukul 05.50 waktu setempat.

Kelahiran bayi yang belum ditentukan jenis kelaminnya ini merupakan persalinan kedua bagi Jamani, sekaligus keturunan pertama dari pejantan bernama Nadaya. Bayi tersebut lahir setelah melewati masa gestasi selama kurang lebih 8,5 bulan, dan menjadi kelahiran pertama dari dua bayi gorila yang diperkirakan lahir pada musim semi ini menurut otoritas kebun binatang.

Pihak pengelola kebun binatang menjelaskan bahwa periode 72 jam pertama merupakan masa yang sangat kritis bagi bayi gorila yang baru lahir. Selama waktu tersebut, tim pengasuh terus memantau proses menyusui, ikatan emosional, serta kemampuan bayi untuk menggenggam induknya.

“We’re closely observing for signs that the infant is grasping strongly to Jamani with feet and hands, mom is soft vocalizing in response to her infant vocalizing, mom properly positions the infant that allows for nursing, and the infant is nursing within the first 48 hours,” kata Martin Ramirez, kurator mamalogi di Woodland Park Zoo.

Saat ini, Jamani dan bayinya ditempatkan di ruang tidur privat yang tertutup dari pandangan publik demi menjaga kenyamanan proses adaptasi. Petugas kebun binatang melakukan pengawasan ketat terhadap pasangan induk dan anak tersebut selama 24 jam penuh.

“We’re happy to report that Jamani so far is showing good maternal skills,” ujar Arden Robert, manajer perawatan satwa primata di Woodland Park Zoo.

Jamani menunjukkan perilaku pengasuhan yang sangat baik dengan mendekap bayinya secara erat di dada untuk menyusui secara alami.

“She’s holding the baby close to her bosom, the baby is nursing, and mom and baby are bonding,” kata Arden Robert.

Tim medis kebun binatang berkomitmen untuk meminimalkan interaksi langsung selama proses pengasuhan berjalan dengan normal.

“As long as Jamani continues to show appropriate maternal care, we’ll remain hands off and do visual neonatal exams only. If there are any visible concerns, we will of course intervene,” tutur Arden Robert.

Otoritas kebun binatang menyatakan bahwa Jamani kemungkinan akan diizinkan memasuki habitat luar ruangan bersama bayinya dalam beberapa hari ke depan, meskipun pengunjung memerlukan waktu lebih lama untuk dapat melihatnya secara langsung.

Sebelum dipindahkan ke Seattle pada tahun 2022, Jamani dan gorila betina lain bernama Olympia sempat tinggal bersama di North Carolina Zoo. Keduanya pernah melahirkan anak jantan dalam waktu yang berdekatan pada tahun 2012 dan membesarkan mereka bersama-sama.

Saat ini, Olympia juga sedang mengandung dan diperkirakan akan melahirkan dalam waktu dekat. Pasangan gorila ini berada dalam satu kelompok kecil bersama Nadaya, Jumoke, dan bayi yang baru lahir, yang menggenapkan jumlah kawanan gorila dataran rendah barat di Woodland Park Zoo menjadi 12 ekor dalam dua kelompok keluarga terpisah.

Artikel terkait

Rekomendasi