Kementerian Agama membuka kembali program Beasiswa Master Double Degree 2026 bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan untuk menempuh studi magister di perguruan tinggi Indonesia serta kampus mitra di Inggris hingga 31 Mei 2026.
Dilansir dari Kompas, kesempatan ini memfasilitasi peserta untuk kuliah di The University of Edinburgh dan SOAS University of London melalui skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang dikelola Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma).
Pihak Kementerian Agama menetapkan durasi perkuliahan akan berjalan selama satu tahun di universitas dalam negeri dan satu tahun berikutnya di perguruan tinggi luar negeri mitra.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori menjelaskan rincian kemitraan kampus yang berjalan dalam program tahun ini.
"Program ini melibatkan Universitas Islam Internasional Indonesia bersama University of Edinburgh dan SOAS University of London," kata Basori.
Perluasan jangkauan kerja sama antarperguruan tinggi juga dilakukan demi mengakomodasi program beasiswa ganda tersebut.
"Selain itu, kerja sama juga diperluas dengan melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London," ucap Basori.
Kementerian Agama menegaskan bahwa pendaftar yang sedang menjalani kuliah magister atau sudah menyelesaikannya tidak diperbolehkan mengikuti program ini.
Kriteria batasan usia bagi pelamar ditetapkan maksimal 30 tahun pada tanggal 31 Desember 2026 dan status kelulusan sudah menyelesaikan jenjang D4 atau S1 dengan IPK minimal 3,00.
Syarat kelengkapan administrasi mewajibkan pelamar mengunggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan resmi maksimal dua tahun terakhir dengan skor minimal TOEFL ITP 520, TOEFL IBT 61, Duolingo 110, atau IELTS 6.0.
Beberapa dokumen tambahan yang wajib dilampirkan meliputi Surat Izin Pimpinan Instansi, Surat Rekomendasi, Surat Keterangan Kesehatan, Personal Statement, serta esai komitmen kembali ke Indonesia.
Pelamar dengan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum diberikan izin untuk mendaftar.
Seluruh proses pengisian riwayat dan pendaftaran terintegrasi dilakukan melalui situs resmi Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag serta platform beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.