Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu berhasil mencapai target 100 persen dalam pengisian Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS 4.0 pada Kamis, 7 Mei 2026. Capaian ini menunjukkan penguatan tata kelola data pendidikan Islam yang terintegrasi dan akurat di wilayah utara Jakarta tersebut menurut laporan hasanah.id.
Pencapaian sempurna ini diraih melalui sinergi antara operator madrasah dan tim teknis Kemenag Kepulauan Seribu di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan. Seluruh data lembaga, guru, hingga siswa kini telah tervalidasi secara sistemik oleh pusat untuk memastikan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah seperti dana BOS dan tunjangan profesi.
Sementara itu, upaya penguatan data pendidikan juga berlangsung di wilayah lain seperti Kabupaten Siak. Pada Rabu, 29 April 2026, dilaksanakan sosialisasi EMIS GTK IMP untuk meningkatkan profesionalisme operator madrasah dalam menghadapi digitalisasi data yang kompleks sebagaimana diberitakan rri.co.id.
Ketua FKKM Kabupaten Siak, Idris, menekankan bahwa validitas data merupakan fondasi utama bagi kemajuan lembaga pendidikan madrasah di daerahnya.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh operator madrasah di Kabupaten Siak memiliki pemahaman yang seragam dan mumpuni. Tanpa data yang valid, perjuangan kita untuk memajukan madrasah akan sangat sulit diwujudkan," ujar Idris.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, memberikan peringatan mengenai peran vital yang dimiliki oleh para operator dalam sistem administrasi. Menurutnya, ketelitian dalam menginput data sangat berdampak pada kebijakan strategis kementerian.
"Data yang bapak dan ibu input adalah dasar dari pengambilan kebijakan, baik itu terkait bantuan maupun kesejahteraan guru. Oleh karena itu, bekerjalah dengan ketelitian tinggi dan penuh rasa tanggung jawab," pesan Fuadi Ahmad.
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan aspek administratif dengan penguatan ideologi kebangsaan. Ia berharap madrasah dapat menjadi contoh lingkungan pendidikan yang tertib secara administrasi.
"Madrasah bukan hanya tempat mencetak generasi yang cerdas secara kognitif, tetapi juga generasi yang memiliki kecintaan luar biasa terhadap tanah air. Mari kita jadikan madrasah di Siak sebagai barometer sekolah yang damai dan tertib administrasi," tutur Syamsurizal.
Program EMIS 4.0 sendiri dirancang untuk memetakan kualitas sarana prasarana serta distribusi siswa secara real-time. Keberhasilan di Kepulauan Seribu dan sosialisasi di Siak menjadi bagian dari transformasi digital masif di lingkungan Kementerian Agama untuk menciptakan budaya kerja yang transparan dan akuntabel.