Kemenag Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H di Lima Titik Jakarta

Kemenag Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H di Lima Titik Jakarta

Kementerian Agama bakal menggelar pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di lima titik wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian sidang isbat penentuan Idul Adha 2026, dilansir dari Megapolitan.

Sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 H tersebut dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. Penghitungan secara hisab menunjukkan ijtimak terjadi pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00.55 WIB, dengan perkiraan posisi hilal di atas ufuk setinggi 3 derajat 37 menit hingga 6 derajat 54 menit.

Sebanyak 88 titik pemantauan disiapkan di seluruh Indonesia guna memastikan hasil pengamatan secara akurat. Untuk wilayah DKI Jakarta, lokasi rukyatul hilal tersebar di Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Masjid Musariin Pesantren Al-Hidayah Basmol, Pulau Karya/Pramuka, dan Rumah Falak Pondok Labu.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa pelaksanaan sidang isbat ini mengintegrasikan berbagai elemen masyarakat dan lembaga formal.

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujar Arsad, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag.

Lembaga yang dilibatkan meliputi BMKG, BRIN, Badan Informasi Geospasial (BIG), Majelis Ulama Indonesia, ormas Islam, hingga pakar falak dan akademisi. Penambahan dan perluasan titik pengamatan dilakukan demi meningkatkan validitas data sebelum pengambilan keputusan final.

“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” kata Arsad, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag.

Artikel terkait

Rekomendasi