Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit hingga 5 Juni 2026

Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit hingga 5 Juni 2026

Masa pendaftaran program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 resmi diperpanjang oleh Kementerian Agama (Kemenag) sampai tanggal 5 Juni 2026. Langkah ini diambil guna merespons tingginya antusiasme para pelamar serta mengatasi hambatan teknis yang sempat terjadi pada sistem aplikasi.

Seperti yang dilansir dari Medcom, program yang merupakan hasil kolaborasi antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini awalnya direncanakan bakal ditutup pada 31 Mei 2026. Namun, instansi terkait akhirnya memutuskan untuk memberikan waktu tambahan bagi seluruh calon peserta.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan bahwa jumlah pelamar untuk program BIB tahun ini sudah hampir menyentuh angka 20 ribu orang.

"Animo masyarakat terhadap Beasiswa Indonesia Bangkit sangat tinggi. Hingga akhir masa pendaftaran sebelumnya, jumlah pendaftar telah mendekati 20 ribu orang. Namun masih ada peserta yang belum dapat menyelesaikan proses pendaftaran sehingga kami memberikan tambahan waktu hingga 5 Juni 2026," ujar Ruchman di Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kebijakan perpanjangan ini diterapkan sebagai wujud nyata komitmen dari pihak Kemenag untuk memperluas keterjangkauan akses pendidikan tinggi. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan setiap talenta terbaik di seluruh penjuru negeri mendapatkan kesempatan yang setara tanpa terhambat kendala teknis sistem.

"Perpanjangan ini diharapkan dapat memberi ruang bagi para pendaftar untuk melengkapi persyaratan dan menyelesaikan proses pendaftaran dengan baik. Kami ingin proses seleksi mampu menjaring kandidat yang unggul, berpotensi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," lanjutnya.

Program BIB sendiri menjadi salah satu instrumen yang sangat krusial bagi pemerintah dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional, khususnya pada sektor pendidikan agama serta keagamaan. Kemenag terus berupaya mendorong generasi muda agar mengoptimalkan kesempatan kuliah gratis ini.

"Kami mengajak para calon pendaftar yang belum menyelesaikan proses registrasi untuk memanfaatkan tambahan waktu ini sebaik mungkin. Pastikan seluruh dokumen telah lengkap dan pendaftaran telah berhasil di-submit sebelum batas akhir yang ditentukan," katanya.

Artikel terkait

Rekomendasi