Kemendikdasmen Ubah Skema TKA SMA Sederajat 2026 Jadi Satu Mapel Sehari

Kemendikdasmen Ubah Skema TKA SMA Sederajat 2026 Jadi Satu Mapel Sehari

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengubah skema pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik jenjang SMA, SMK, dan MA untuk tahun 2026 menjadi satu hari satu mata pelajaran. Kebijakan baru yang dilansir dari Medcom ini diputuskan di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026, demi mengurangi beban ujian para siswa.

Langkah merombak aturan ini diambil setelah pemerintah melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ujian pada tahun sebelumnya. Pada sistem yang lalu, para peserta didik harus menyelesaikan hingga tiga mata pelajaran dalam kurun waktu satu hari.

"Dengan masukan dan evaluasi tahun 2025, tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tapi satu hari satu mata pelajaran," kata Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Perubahan ini menjadi respons langsung dari pemerintah yang menampung keluhan para siswa mengenai beratnya beban ujian terdahulu. Pada skema baru, ujian hari pertama diisi Bahasa Indonesia dan survei karakter, hari kedua Bahasa Inggris dan survei lingkungan belajar, serta hari ketiga untuk matematika.

"Karena kemarin satu hari tiga mata pelajaran banyak yang mengeluh, sekarang kita bagi satu hari satu mata pelajaran," ujar Rahmawati.

Meskipun ada perubahan pada mata pelajaran wajib, skema untuk ujian mata pelajaran pilihan tidak mengalami perubahan. Para siswa akan menempuh ujian tersebut pada hari keempat pelaksanaan tes.

"Sedangkan hari keempat digunakan untuk mengerjakan dua mata pelajaran pilihan sesuai minat masing-masing peserta," terang Rahmawati.

Pemerintah juga memajukan seluruh rangkaian jadwal pelaksanaan TKA SMA sederajat 2026 ini, termasuk masa pendaftaran yang digeser ke bulan Agustus. Penambahan waktu pendaftaran ini diberikan agar siswa memiliki masa berpikir yang lebih panjang dalam menentukan mata pelajaran pilihan mereka.

"Pendaftaran akan kita mulai di Agustus, lebih dari satu bulan waktu yang disediakan untuk melakukan pendaftaran," kata Rahmawati.

Pihak kementerian mencatat bahwa penentuan mata pelajaran pilihan sering kali memicu kebingungan bagi para siswa di tingkat SMA dan SMK. Oleh karena itu, kelonggaran waktu pendaftaran diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

"Karena di siswa SMA, SMK itu ada mapel pilihan, biasanya suka galau mengisi mapel pilihannya," ujar Rahmawati.

Untuk memfasilitasi ragam minat siswa, Kemendikdasmen kini menyediakan total 69 mata pelajaran pilihan, termasuk 50 mata pelajaran vokasi baru untuk SMK. Meski pilihan bertambah banyak, setiap peserta ujian tetap dibatasi hanya boleh memilih dua mata pelajaran pilihan saja.

"Harapannya bisa lebih mengakomodir keragaman bakat dan minat murid-murid kita, termasuk keragaman aspirasi karir maupun aspirasi melanjutkan studi," terang Rahmawati.

Proses pendaftaran yang dibuka mulai 18 Agustus 2026 ini tercatat bergerak lebih cepat dibandingkan pelaksanaan TKA 2025. Jadwal ujian utama kemudian digeser maju menjadi tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2026.

"Keputusan ini dibuat setelah menerima berbagai evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya," tutup Rahmawati.

Kemendikdasmen dipastikan tetap menyediakan sesi ujian susulan bagi peserta yang berhalangan hadir pada jadwal utama. Adapun pengumuman hasil akhir dari TKA SMA/SMK/MA 2026 ini dijadwalkan keluar pada 23 Desember 2026.

Jadwal Pelaksanaan TKA SMA Sederajat 2026
KegiatanTanggal Pelaksanaan
Pendaftaran18 Agustus-27 September 2026
Simulasi21-27 September 2026
Gladi bersih5-18 Oktober 2026
Pelaksanaan Utama26 Oktober-8 November 2026
Pelaksanaan Susulan16-29 November 2026
Pengolahan Hasil8 November-22 Desember 2026
Pengumuman Hasil23 Desember 2026

Artikel terkait

Rekomendasi