Sebanyak 74.652 jemaah haji Indonesia dari 192 kelompok terbang telah diberangkatkan ke Arab Saudi hingga Sabtu (2/5/2026). Proses operasional haji 1447 Hijriah ini dilaporkan berjalan tertib pada hari ke-13 yang jatuh pada Minggu (3/5/2026).
Data dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang dilansir dari Detikcom menunjukkan sebanyak 71.362 jemaah dan 733 petugas telah mendarat di Madinah. Sebagian dari rombongan tersebut sudah mulai bergerak menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Tercatat sebanyak 14.503 jemaah kini sudah berada di Makkah guna mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji. Selain jemaah reguler, rombongan perdana jemaah haji khusus sebanyak 40 orang juga telah tiba menggunakan maskapai Etihad Airways rute Jakarta-Madinah.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, memastikan seluruh koordinasi di lapangan dilakukan secara ketat. Hal ini bertujuan untuk menjamin aspek keselamatan serta keamanan seluruh jemaah selama berada di perjalanan antar kota suci.
"Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan jemaah selama perjalanan," ujar Maria Assegaff, Jubir Kemenhaj.
Hingga periode ini, pihak penyelenggara mencatat adanya tujuh jemaah yang meninggal dunia akibat penyakit jantung dan gangguan pernapasan. Kemenhaj memastikan bahwa seluruh jemaah yang wafat akan mendapatkan program badal haji dari pemerintah.
"Kita doakan semoga husnul khotimah dan juga keluarga diberikan ketabahan," lanjut Maria Assegaff.
Terkait layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah telah mendapatkan penanganan rawat jalan dan 117 orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Sementara itu, 59 dari 141 jemaah yang dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi masih menjalani perawatan intensif.
| Kategori Pergerakan | Jumlah Kloter | Jumlah Jemaah | Jumlah Petugas |
|---|---|---|---|
| Berangkat ke Arab Saudi | 192 | 74.652 | 765 |
| Tiba di Madinah | 184 | 71.362 | 733 |
| Tiba di Makkah | 36 | 14.503 | 148 |