Kemenhaj Siapkan 585 Petugas Badal Haji Gratis

Kemenhaj Siapkan 585 Petugas Badal Haji Gratis

Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan sebanyak 585 petugas untuk melaksanakan ibadah badal haji bagi jemaah yang meninggal dunia sebelum wukuf atau yang tidak dapat mengikuti puncak haji di Makkah pada Sabtu (23/5/2026), dilansir dari Detikcom.

Ratusan pembadal tersebut diambil dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi, yang terdiri atas tim pembimbing ibadah, petugas kesehatan, serta petugas layanan lansia dan disabilitas.

Hingga saat ini, data mencatat ada 79 jemaah dalam kategori yang akan dibadalkan hajinya, meliputi 75 orang meninggal di Madinah dan Makkah, serta empat orang wafat di embarkasi.

Persyaratan ketat diberlakukan bagi petugas pembadal, di antaranya wajib sudah pernah berhaji sebelumnya dan menguasai ilmu manasik haji demi menjaga keabsahan ibadah sesuai syariat.

"Jumlah petugas yang sudah di-SK-kan sebagai pembadal sampai hari ini berjumlah 585 orang. Tapi mudah-mudahan itu tidak terpakai," kata Kasi Bimbangan Ibadah dan KBIHU Erti Herlina.

Pihak kementerian memastikan bahwa seluruh program ini dibiayai penuh oleh pemerintah sehingga keluarga jemaah tidak dikenakan pungutan biaya sama sekali.

"Pembadal paham terkait ilmu manasik haji, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada keluarga dari almarhum atau almarhumah yang dibadalkan," lanjut Erti.

Layanan badal haji gratis ini juga diberikan kepada jemaah yang sakit keras di rumah sakit dan tidak memungkinkan dibawa untuk melaksanakan safari wukuf.

"Jumlah yang terdata sampai hari ini, yang sedang dalam perawatan di rumah sakit berjumlah 135 jemaah," tutur Erti.

Seluruh mekanisme pelaksanaan ibadah ini telah diatur secara resmi dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 68 tentang Safari Wukuf dan Badal Haji.

Artikel terkait

Rekomendasi