Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) membuka kembali pendaftaran Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2026. Program ini ditujukan bagi generasi muda yang ingin mendalami seni tradisi langsung dari para ahli.
Pendaftaran program kebudayaan ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 20 Juni 2026, seperti dikutip dari Medcom. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan berharga untuk menetap dan menimba ilmu selama 30 hari di lokasi residensi sang maestro.
BBM merupakan program unggulan dari Kementerian Kebudayaan yang berfokus pada pelestarian kebudayaan nasional. Melalui ruang belajar ini, pengetahuan dan keterampilan seni tradisi diwariskan secara langsung kepada generasi penerus.
Program yang telah berjalan selama lebih dari delapan tahun ini kembali menghadirkan para tokoh seni terkemuka dari berbagai daerah. Pada penyelenggaraan tahun ini, ada enam bidang seni budaya yang dapat dipilih oleh para pendaftar.
Berikut adalah daftar enam maestro yang akan mendampingi dan membimbing peserta selama masa residensi:
1. Jaja Miharja - Seni Lenong Betawi (Jakarta)
2. Ahmad Tohari - Seni Sastra (Banyumas)
3. I Gusti Nengah Nurata - Seni Lukis (Karanganyar)
4. Sulistyo Tirtokusumo - Seni Tari Bedhaya (Jakarta)
5. Jatnika Nanggamiharja - Seni Kriya Bambu (Bogor)
6. Katik Rajo Mangkuto - Seni Randai (Padang Panjang)
"Kesempatan emas untuk belajar seni dan budaya langsung dari ahlinya telah tiba. Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2026 kembali hadir untuk mengajak generasi muda menyelami kekayaan tradisi Nusantara langsung dari para penjaga dan pewarisnya. Tertarik untuk bergabung? Yuk, persiapkan dirimu dan daftar sekarang sebelum terlambat!," tulis informasi di akun Instagram @daya.budaya, dikutip Rabu, 3 Juni 2026.
Persyaratan Peserta Program BBM 2026
Bagi calon peserta yang berminat untuk bergabung, terdapat sejumlah kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Berikut adalah syarat lengkap pendaftaran Program BBM 2026:
1. Memiliki kemampuan dasar sesuai bidang seni yang dipilih;
2. Belum pernah mengikuti Program Belajar Bersama Maestro sebelumnya;
3. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun;
4. Berkiprah di bidang budaya yang dibuktikan dengan portofolio karya atau keterlibatan dalam proses pembuatan karya;
5. Bersedia menaati tata tertib yang ditetapkan oleh Direktorat Pemberdayaan nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual;
6. Bersedia menandatangani surat pernyataan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan;
7. Memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang masih aktif.
Tahapan Seleksi dan Jadwal Pelaksanaan
Proses seleksi dan pelaksanaan program ini telah disusun dalam lini masa yang terstruktur. Calon pendaftar wajib memperhatikan setiap tanggal penting agar tidak terlewat.
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan BBM 2026:
Pendaftaran peserta: 1-20 Juni 2026
Seleksi peserta: 23-26 Juni 2026
Pengumuman hasil seleksi: 29 Juni 2026
Pembekalan teknis peserta: 7-10 Juli 2026
* Pelaksanaan residensi: 15 Juli-15 Agustus 2026
Prosedur dan Cara Pendaftaran
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara.
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan pendaftaran:
1. Kunjungi laman resmi di gsms.kemenbud.go.id/bbm/register;
2. Buat akun BBM baru menggunakan nama lengkap sesuai KTP, alamat email yang aktif, dan kata sandi;
3. Masuk ke halaman dashboard kemudian lengkapi seluruh data identitas diri;
4. Isi informasi kontak serta lokasi residensi;
5. Pilih maestro residensi yang sesuai dengan bidang seni yang diminati;
6. Lengkapi kolom esai dan karya yang memuat motivasi, pengalaman berkarya, daftar karya, serta rencana karya ke depan;
7. Unggah dokumen kelengkapan berupa KTP, kartu mahasiswa, surat pernyataan BBM, dan kartu BPJS Kesehatan yang bersifat opsional;
8. Tambahkan portofolio atau hasil karya terbaik pada kolom yang sudah disediakan;
9. Klik tombol Daftar BBM 2026 untuk menyelesaikan seluruh proses pendaftaran.
Seluruh rangkaian Program BBM 2026 ini bersifat gratis bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Komponen biaya operasional seperti akomodasi, konsumsi, transportasi pergi-pulang, hingga uang saku akan ditanggung oleh pihak penyelenggara sesuai regulasi yang berlaku.