Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat 2026. Lowongan ini dialokasikan untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik).
Dilansir dari Info, proses pendaftaran seleksi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 8 Juni 2026. Langkah ini menjadi peluang besar bagi tenaga pendidik serta tenaga administrasi yang ingin bergabung.
Pengadaan aparatur sipil negara ini secara legalitas mengacu pada Pengumuman Nomor 1995/1/KP.01.01/06/2026 dan Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026 mengenai pengadaan PPPK di lingkungan Sekolah Rakyat tahun 2026.
Pemerintah menyediakan kuota yang cukup besar dalam seleksi kali ini. Kemensos membuka sebanyak 3.053 formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 yang mencakup beragam mata pelajaran.
Tidak hanya posisi mengajar, instansi ini juga menyediakan 5.127 formasi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026. Formasi tersebut dialokasikan untuk beberapa jabatan pendukung operasional pendidikan.
Beberapa posisi spesifik yang dapat dilamar pada rumpun tenaga kependidikan meliputi Wali Asuh, Wali Asramaa, Operator Sekolah, Pengelola Keuangan, hingga Tenaga Administrasi.
Tautan Resmi dan Aturan Pendaftaran
Pendaftaran seleksi PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat ini membatasi waktu registrasi dari tanggal 8 Juni hingga 14 Juni 2026. Seluruh sistem pendaftaran diakses secara online lewat portal nasional SSCASN BKN.
Mekanisme seleksi menetapkan bahwa setiap pelamar hanya diperbolehkan memilih satu formasi jabatan dan satu wilayah penempatan kerja. Portal pendaftaran yang digunakan pun sama baik bagi pelamar Guru maupun Tendik.
Bagi peminat yang belum mempunyai akun SSCASN, sistem mewajibkan pembuatan akun baru terlebih dahulu. Setelah proses registrasi akun berhasil, pelamar dapat login untuk merampungkan tahapan pendaftaran.
Langkah-Langkah Registrasi Online
Prosedur pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat Kemensos 2026 dilakukan melalui beberapa tahapan sistematis pada laman resmi pemerintah.
Pertama, pelamar membuat akun atau langsung login ke portal SSCASN. Setelah masuk, pengisian seluruh data pribadi dan informasi yang diminta oleh sistem harus dilengkapi dengan benar.
Langkah berikutnya adalah memilih formasi jabatan Sekolah Rakyat yang tersedia. Pelamar kemudian menentukan unit penempatan bagi guru atau wilayah penempatan bagi formasi Tendik.
Selanjutnya, peserta memilih lokasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Proses diteruskan dengan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sesuai regulasi.
Sebelum menuntaskan pendaftaran pada tombol resume, pelamar wajib memeriksa kembali semua data yang telah diinput untuk menghindari kesalahan fatal.
Ketentuan Berkas dan Dokumen Wajib
Manajemen seleksi memberlakukan aturan ketat terkait format berkas. Seluruh dokumen wajib diunggah dalam format PDF, sementara pas foto harus menggunakan format JPG atau JPEG.
File berkas yang dikirimkan harus berupa hasil pemindaian (scan) berwarna dari dokumen asli, bukan fotokopi atau fotokopi yang dilegalisir. Kualitas unduhan harus dipastikan jelas dan mudah dibaca.
Kelalaian dalam mengunggah dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai instruksi bisa membuat pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi.
Berikut adalah daftar dokumen yang wajib dipersiapkan oleh pelamar:
- Pas foto terbaru dengan latar belakang merah.
- Surat lamaran yang telah ditandatangani dan dibubuhi materai atau e-materai.
- Surat pernyataan berisi 10 poin pernyataan yang telah ditandatangani serta dibubuhi materai atau e-materai.
- Ijazah asli sesuai kualifikasi jabatan yang dilamar.
- Transkrip nilai asli.
- Sertifikat akreditasi program studi atau jurusan apabila status akreditasi tidak tercantum pada ijazah maupun transkrip nilai.
- Sertifikat Pendidik bagi pelamar formasi Guru.
- Surat izin mengikuti seleksi untuk pelamar formasi Guru sesuai ketentuan.
- Sertifikat Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial (SDMKS) bagi pelamar Tendik yang memilikinya.
Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, ijazah wajib disertai surat penyetaraan resmi dari kementerian yang membidangi urusan pendidikan. Sedangkan lulusan dalam negeri wajib berasal dari program studi yang terakreditasi saat kelulusan.
Masa pendaftaran komparatif ini berjalan singkat dan akan ditutup pada 14 Juni 2026. Calon peserta diharapkan segera melengkapi berkas untuk mengamankan peluang lolos seleksi administrasi.