Kemensos Salurkan Bansos Tahap Dua Melalui Pembaruan Data DTSEN

Kemensos Salurkan Bansos Tahap Dua Melalui Pembaruan Data DTSEN

Kementerian Sosial mempercepat penyaluran bantuan sosial tahap kedua tahun 2026 untuk Program Keluarga Harapan dan Program Sembako sejak April setelah melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Dilansir dari Bansos, warga kini dapat mengakses status penerima dan kelompok desil melalui laman resmi pemerintah menggunakan NIK KTP.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan pada Rabu (1/4/2026) di Jakarta bahwa integrasi data terbaru menjadi landasan utama distribusi bantuan. Langkah ini diambil guna memastikan akurasi target penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.

"Setiap tanggal 10 kami menerima hasil pembaruan data tersebut dan itu menjadi pedoman dalam penyaluran bansos bulanan," ujar Gus Ipul, Menteri Sosial.

Pemerintah menggunakan indikator Desil DTSEN untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi sepuluh level. Kelompok desil 1 mewakili penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Prioritas penyaluran bantuan diberikan kepada masyarakat yang berada pada kategori desil 1 hingga desil 4. Penilaian ini tidak hanya mengacu pada pendapatan, tetapi juga mencakup variabel pendidikan, kondisi hunian, kapasitas listrik, hingga kepemilikan aset keluarga.

Mekanisme pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui situs cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan 16 digit NIK dan kode verifikasi keamanan. Selain melalui portal web, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi resmi untuk memantau status kepesertaan mereka.

Kementerian Sosial menegaskan bahwa data kependudukan ini bersifat dinamis dan akan terus dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pembaruan melalui perangkat desa, dinas sosial setempat, atau fitur dalam aplikasi.

Artikel terkait

Rekomendasi