Persiapan menjelang rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) kini semakin intensif. Isyarat penting mengenai makin dekatnya tahapan tersebut ditunjukkan melalui sistem pencahayaan menara jam tertinggi di dunia yang berada di Kota Makkah.
Pemerintah Arab Saudi secara berkala memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai media informasi bagi masyarakat luas. Lampu hijau di puncak menara dipastikan menyala tepat pada waktu Maghrib setiap kali memasuki bulan baru dalam kalender Hijriah.
Sorotan cahaya hijau tersebut terlihat mencolok di tengah kegelapan langit Makkah. Pemandangan khas ini menarik perhatian besar dari para jemaah yang datang dari berbagai belahan dunia.
Bagi ratusan ribu jemaah yang baru saja menyelesaikan salat berjamaah, fenomena visual tersebut memuat pesan mendalam. Kehadiran cahaya itu menjadi pengingat bahwa pelaksanaan rukun Islam kelima akan segera memasuki fase paling krusial, seperti dikutip dari Nasional.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umroh Maria Assegaff membeberkan, rangkaian puncak ibadah haji akan dimulai pada 8 Zulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Senin, 25 Mei 2026, saat jemaah mulai bergerak dari Kota Makkah menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf.
Menjelang fase puncak haji, pemerintah juga mengimbau jemaah untuk menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi aktivitas fisik yang tidak perlu, dan mematuhi arahan petugas.
"Kami mengingatkan agar selalu berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, petugas kesehatan, dan bahkan juga petugas sektor. Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada petugas kami," ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (18/5/2026).