Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan sebanyak 93 sekolah rakyat di seluruh Indonesia dapat diselesaikan pada akhir bulan Juni 2026. Target tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2026 yang memperoleh alokasi anggaran terbesar mencapai Rp19,95 triliun.
Rencana penyelesaian infrastruktur pendidikan ini disampaikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Selasa (2/6/2026). Dilansir dari Detik Finance, proyek ini secara keseluruhan menyasar pembangunan 100 unit sekolah rakyat pada tahun anggaran berjalan.
Hingga saat ini, sebanyak 93 unit sekolah sedang dalam tahap pengerjaan fisik, sementara tujuh unit sisanya masih dalam proses tender. Capaian pembangunan fisik secara total telah menyentuh angka 67,50 persen, dengan realisasi penyerapan keuangan sebesar 44,33 persen.
"Untuk Sekolah Rakyat dengan pagu Rp 19,95 triliun dengan realisasi fisik 67,50% dan keuangan 44,33% dari total target 93 unit yang harus kami selesaikan di Juni 2026," jelas Dody.
Kementerian PU juga tengah melaksanakan beberapa program prioritas lain di luar pembangunan sekolah. Salah satunya adalah penanganan irigasi daerah dengan anggaran sekitar Rp350 miliar yang ditargetkan mencakup area seluas 19.760 hektare dengan progres fisik mencapai 82,73 persen dan keuangan 38,36 persen. Selain itu, terdapat program revitalisasi madrasah yang menyasar 856 unit dengan capaian fisik sebesar 41,88 persen.
"Untuk Penanganan Jalan Daerah, pagunya sebesar Rp 2,9 triliun dengan realisasi fisik 75,1% dan keuangan 5,9,49%. Untuk kawasan swasembada pangan, energi dan air di Wanam terdapat pagu sebesar Rp 3,23 triliun dengan progres fisik tercatat 12,67% dan keuangan 2,63%," papar Dody.
Guna menuntaskan seluruh program prioritas tersebut, Kementerian PU telah mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp34,33 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Permintaan ini telah dilayangkan secara resmi kepada Menteri Keuangan melalui surat Menteri PU Nomor PR0201/B/Mn/2026/90 tertanggal 22 Mei 2026.