Kemnaker Perluas Penempatan Magang Teknis Indonesia ke Miyazaki Jepang

Kemnaker Perluas Penempatan Magang Teknis Indonesia ke Miyazaki Jepang

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memperluas jangkauan penempatan peserta magang teknis asal Indonesia ke Prefektur Miyazaki, Jepang, pada Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil untuk memperkuat hubungan ketenagakerjaan kedua negara sekaligus merespons tingginya kebutuhan tenaga kerja asing di wilayah tersebut.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menjelaskan bahwa kolaborasi ini menitikberatkan pada pengembangan kompetensi calon pekerja. Penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki bertujuan agar ketersediaan SDM Indonesia sejalan dengan standar industri di Jepang.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujar Cris Kuntadi, Sekretaris Jenderal Kemnaker.

Cakupan kesepakatan tersebut meliputi proses pelatihan, pengiriman, hingga penerimaan peserta di Miyazaki. Dilansir dari Money, Kemnaker juga tengah membangun sistem berbagi informasi digital guna memantau perkembangan karier para peserta setelah masa magang mereka berakhir.

Peningkatan kerja sama ini dipicu oleh kondisi demografi Jepang yang mengalami penyusutan jumlah penduduk. Hal ini menyebabkan sektor industri di Miyazaki memerlukan tambahan tenaga kerja dari luar negeri untuk menjaga stabilitas produksi.

Guna menunjang program tersebut, pemerintah telah menyiapkan rangkaian pelatihan prapenempatan di berbagai balai latihan kerja milik negara maupun swasta. Mekanisme penyesuaian pekerjaan atau job matching menjadi prioritas utama agar keterampilan peserta tepat sasaran.

Data kementerian menunjukkan tren positif dalam pengiriman tenaga kerja ke negara tersebut. Pada tahun 2025, total penempatan magang teknis secara nasional mencapai 19.332 orang, sementara hingga Mei 2026 angkanya sudah menyentuh 18.316 peserta.

Khusus untuk wilayah Miyazaki, arus masuk pekerja Indonesia menunjukkan grafik meningkat. Jika pada 2025 terdapat 243 peserta, angka tersebut naik menjadi 285 orang pada awal tahun 2026.

Gubernur Prefektur Miyazaki Shunji Kono memberikan sambutan positif terhadap kehadiran tenaga kerja terampil dari Indonesia. Ia mengakui peran krusial para peserta magang dalam menggerakkan roda ekonomi di wilayahnya.

“Keberadaan warga Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi sektor pertanian di Prefektur Miyazaki. Kami melihat peluang bagi peserta magang Indonesia untuk berkiprah di lebih banyak sektor ke depannya,” ujar Shunji Kono, Gubernur Prefektur Miyazaki.

Artikel terkait

Rekomendasi