Lokomotif Kereta Api (KA) Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu dilaporkan anjlok di emplasemen Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/5/2026) pagi. Insiden yang terjadi pada jalur berbeda tersebut mengakibatkan keterlambatan keberangkatan sebelas perjalanan KA jarak jauh, dilansir dari Megapolitan.
Petugas stasiun pertama kali melaporkan peristiwa tersebut sekitar pukul 07.42 WIB. Manajer Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo menyebutkan bahwa langkah penanganan segera dilakukan oleh tim teknis tidak lama setelah laporan diterima.
"Kemudian dilakukan penanganan pukul 07.58 WIB. Ada lokomotif Jaka Tingkir anjlok 5 as, kemudian juga KA Serayu anjlok 2 as," ujar Franoto.
Pihak KAI Daop 1 memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang terdampak dalam insiden ini. Hal tersebut dikarenakan kedua rangkaian kereta tersebut sedang dalam posisi kosong tanpa penumpang saat peristiwa terjadi.
"Untuk kronologi (anjlok) masih diinvestigasi. Penyebabnya juga masih diinvestigasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah bergerak," katanya.
Rangkaian KA Serayu sejatinya dijadwalkan untuk mengangkut penumpang dari Stasiun Pasar Senen menuju Purwokerto pada pukul 09.30 WIB. Akibat kecelakaan ini, proses pemindahan jalur dipersiapkan menggunakan sarana kereta cadangan.
"Anjlok atau tergelincir ya pas gerakan langsiran. Tidak ada penumpang," tutur Franoto.
Proses penanganan untuk rangkaian KA Serayu berhasil diselesaikan oleh petugas pada pukul 12.38 WIB. Sebagai langkah solusi, KAI Daop 1 mengoperasikan rangkaian KA Cikuray untuk menggantikan KA Serayu yang batal berangkat tersebut.
Kereta pengganti akhirnya diberangkatkan menuju Purwokerto pada pukul 13.10 WIB. Sementara itu, proses pengangkatan lokomotif KA Jaka Tingkir yang anjlok lima as memerlukan waktu penanganan yang sedikit lebih lama di lokasi kejadian.
Seluruh proses evakuasi dan penanganan teknis di emplasemen Stasiun Pasar Senen dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB. Setelah penanganan tuntas, arus pergerakan kereta jarak jauh yang mengarah ke stasiun tersebut dilaporkan mulai kembali normal.
"Untuk saat ini semua sudah kembali normal untuk KA jarak jauh dari Pasar Senen," kata Franoto.