KKP Serahkan Tiga Kapal Pencuri Ikan ke Pemprov Sulawesi Utara

KKP Serahkan Tiga Kapal Pencuri Ikan ke Pemprov Sulawesi Utara

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima tiga unit kapal perikanan hasil rampasan negara dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Jumat (8/5) untuk mendukung produktivitas nelayan lokal. Kapal-kapal yang diserahkan tersebut merupakan eks kapal pencuri ikan asal Filipina yang sebelumnya ditangkap di perairan Indonesia.

Prosesi penyerahan aset tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, dilansir dari Detik Finance. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono, menyerahkan langsung kapal-kapal tersebut kepada Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johannes Victor Mailangkay.

Pung Nugroho Saksono, yang akrab disapa Ipunk, menjelaskan bahwa penanganan kapal pelaku penangkapan ikan ilegal yang telah berkekuatan hukum tetap kini difokuskan pada pemanfaatan kembali. Penegasan ini menandai perubahan kebijakan dari pemusnahan menjadi pemberdayaan nelayan.

"Jadi sekarang kebijakannya tangkap-manfaat untuk kesejahteraan nelayan, bukan lagi ditenggelamkan," ujar Ipunk.

Ketiga unit kapal rampasan tersebut diketahui memiliki spesifikasi material besi dan dimensi yang relatif besar. Ipunk berharap keberadaan kapal ini mampu memperkuat posisi nelayan lokal dalam mengelola potensi laut yang melimpah sekaligus menghalau pelaku pencurian ikan asing.

"Dengan diserahkannya ketiga kapal ini, ke depan perairan Sulawesi Utara dengan potensi perikanannya yang sangat besar akan diisi oleh nelayan kita sendiri dan pelaku illegal fishing dari luar negeri tidak lagi masuk ke perairan kita lagi," tambah Ipunk.

Sekretaris Direktorat Jenderal PPSDKP KKP, Saiful Umam, memberikan rincian teknis mengenai identitas kapal yang kini berada di Pangkalan PSDKP Bitung tersebut. Seluruh kapal tersebut merupakan hasil tangkapan armada pengawas KKP saat melakukan patroli keamanan laut.

"Ketiganya merupakan kapal Filipina dengan nama FB. LB. MV-01 dan FB. LB. MV-02 yang berukuran masing-masing 23 GT serta FB. LOUIE-04 berukuran 85 GT dan saat ini ada di Pangkalan PSDKP Bitung," ujar Saiful.

Artikel terkait

Rekomendasi