Korean Air Larang Pengangkutan Ayam Rute Amerika Serikat ke Filipina

Korean Air Larang Pengangkutan Ayam Rute Amerika Serikat ke Filipina

Maskapai Korean Air secara resmi menghentikan pengangkutan ayam jantan untuk rute penerbangan dari Amerika Serikat menuju Filipina mulai Mei 2026. Langkah ini diambil guna merespons kekhawatiran terkait penggunaan unggas tersebut dalam aktivitas sabung ayam yang sangat populer di Filipina, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Penghentian layanan kargo ini mencakup pengangkutan ayam jantan dari berbagai kategori usia. Keputusan strategis tersebut dikonfirmasi oleh pihak maskapai melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (2/5/2026) di tengah sorotan publik terhadap perlindungan hak-hak hewan.

"Korean Air berkomitmen pada pengangkutan hewan hidup yang aman dan sah, sesuai dengan hukum serta peraturan yang berlaku," pernyataan maskapai.

Meski tidak menyebutkan sabung ayam secara eksplisit, kebijakan ini berdampak langsung pada pasokan ayam aduan di Filipina. Negara tersebut dikenal sebagai pasar besar bagi peternak asal Amerika Serikat yang menjadi pemasok utama bibit unggul untuk arena pertarungan berdarah.

Eduardo Eugenio, seorang pengelola peternakan ayam di Tagum, Filipina, memberikan keterangannya terkait ketergantungan peternak lokal terhadap pasokan dari Amerika Serikat. Penutupan akses transportasi udara ini dinilai akan mengguncang industri tersebut.

"Tidak ada yang membuktikan AS dalam urusan memperbanyak kualitas bibit," ujar Eugenio.

Aktivitas sabung ayam di Filipina melibatkan perputaran uang taruhan yang mencapai jutaan dolar setiap harinya. Dalam setiap pertandingan, ayam jantan dipasangi senjata tajam kecil pada kakinya untuk bertarung hingga salah satunya mati dalam hitungan menit.

Jana Sevilla, yang merupakan juru bicara PETA di Filipina, memberikan apresiasi atas kebijakan tegas yang diambil oleh Korean Air. Ia berharap langkah serupa diikuti oleh penyedia jasa transportasi udara internasional lainnya.

"Kami sangat berharap maskapai lain akan mengikuti jejak ini. Kami mengapresiasi langkah Korean Air," kata Sevilla.

Sebelumnya, kelompok Animal Wellness Action melaporkan adanya dugaan praktik ilegal pengiriman ayam aduan yang disamarkan sebagai pengiriman ternak biasa oleh oknum pemasok di Amerika Serikat. Mereka mengklaim puluhan ribu unggas dikirim setiap tahun untuk memenuhi permintaan pasar taruhan di Filipina.

Artikel terkait

Rekomendasi