KPK Soroti Lonjakan Harta Sony Sonjaya Sebesar Seribu Tiga Ratus Persen

KPK Soroti Lonjakan Harta Sony Sonjaya Sebesar Seribu Tiga Ratus Persen

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah diduga terseret dalam kasus korupsi. Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026.

Seperti diberitakan oleh Suara, Sony Sonjaya terseret dalam pusaran kasus program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung. Di tengah bergulirnya kasus tersebut, lonjakan drastis pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya memicu kecurigaan besar.

Berdasarkan penelusuran dari data KPK, total kekayaan Sony Sonjaya pada laporan 27 Maret 2025 tercatat hanya sebesar Rp906 juta. Saat itu, ia masih menjabat sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN dengan kepemilikan empat bidang tanah di Sumedang senilai Rp76 juta.

Namun, dalam kurun waktu 12 bulan, kekayaan tersebut melesat hingga lebih dari 1.300 persen. Berdasarkan laporan LHKPN terbaru tertanggal 30 Maret 2026, total harta kekayaannya melonjak drastis menjadi Rp12,98 milar, atau bertambah sekitar Rp12 miliar.

Peningkatan harta paling signifikan terlihat pada sektor properti, di mana nilai tanah dan bangunan milik Sony Sonjaya meroket hingga 132 kali lipat dari nilai awal. Nilai aset propertinya berubah dari Rp76 juta menjadi Rp10,07 miliar.

Sony Sonjaya kini tercatat memiliki 11 aset properti yang tersebar di wilayah Bandung, Purwakarta, dan Sumedang. Dalam laporan resmi ke KPK, ia mengeklaim bahwa seluruh kepemilikan aset baru tersebut merupakan hasil sendiri, bukan berasal dari warisan atau hibah.

Beberapa properti mentereng yang tercantum dalam laporan tersebut meliputi tanah dan bangunan seluas 378 m²/300 m² di Bandung senilai Rp4,5 milar. Selain itu, terdapat tanah dan bangunan lain di Bandung senilai Rp1,5 miliar, serta lahan seluas 5.733 m² di Purwakarta dengan nilai Rp1,7 miliar.

Peningkatan Isi Garasi dan Kas Miliaran Rupiah

Selain aset properti, isi garasi milik mantan pejabat BGN ini juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Total nilai kendaraan yang dilaporkan mencapai Rp823 juta, yang didominasi oleh deretan unit keluaran terbaru.

Daftar kendaraan miliknya terdiri dari Toyota Innova Zenix tahun 2025 senilai Rp520.000.000, Honda BR-V tahun 2023 senilai Rp250.000.000, Yamaha NMAX tahun 2025 senilai Rp30.000.000, serta Yamaha Aerox tahun 2021 senilai Rp23.000.000.

Di samping kepemilikan properti dan kendaraan mewah, Sony Sonjaya juga menyimpan dana berbentuk kas dan setara kas dengan nilai mencapai Rp1,84 miliar. Dalam laporan kekayaan tersebut, ia tercatat bersih dari kewajiban utang sepeser pun.

Artikel terkait

Rekomendasi