Ledakan Tabung Gas Rumah Tambora Melukai Lima Penghuni

Ledakan Tabung Gas Rumah Tambora Melukai Lima Penghuni

Sebuah ledakan tabung gas 12 kilogram menghancurkan satu rumah di Jalan Tambora II, RT 01 RW 07, Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (22/5/2026) pagi, hingga mengakibatkan lima orang penghuni mengalami luka-luka.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini dilansir dari Megapolitan memicu kerusakan parah pada struktur bangunan. Peristiwa bermula ketika salah satu warga bersiap memasak, namun kebocoran gas pada regulator diduga menjadi pemicu utama ledakan tersebut.

Camat Tambora, Pangestu Aji, mengonfirmasi bahwa gas yang keluar dari tabung bocor telah memenuhi ruangan sebelum kompor dinyalakan warga. Kendati menimbulkan daya rusak besar pada rumah, insiden ini dipastikan tidak memicu kobaran api di lokasi.

"Mungkin tuh tabung gas nih kayak kurang rapat gitu kan, entah mungkin dia bocor gitu. Nah kejadiannya ini meledak pas korban lagi mau masak, lagi mau nyalain kompor pagi-pagi," ucap Pangestu, Camat Tambora.

Pangestu menambahkan bahwa posisi gas diduga sudah menyebar luas di dalam ruangan sesaat sebelum proses penyalaan kompor dilakukan oleh penghuni rumah.

"Mungkin dia pemasangan gasnya kurang pas kali ya, jadi pas dinyalain, posisi gasnya sudah menyebar langsung kayak ledakan gitu. Tapi enggak nimbulin api, dia kayak ledakan aja, ledakan gas 12 kg," jelas Pangestu, Camat Tambora.

Dampak ledakan meremukkan interior rumah, menjebol atap hingga menyisakan kerangka baja ringan, serta merobohkan pagar besi luar beserta fondasi temboknya ke arah jalanan. Lima penghuni rumah terluka akibat kejadian ini, termasuk seorang lansia berinisial SCK (70) yang menderita luka paling serius.

"Dampaknya itu lima jiwa ya di satu rumah, luka, dan rumahnya mengalami kerusakan. Korban yang luka paling parah itu anggota keluarga inisial SCK, usia 70 tahun dirawat di RS Tarakan," tutur Pangestu, Camat Tambora.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera mengamankan lokasi dan merobohkan pagar yang miring guna mengantisipasi bahaya susulan bagi warga sekitar.

"Sekarang karena tembok dan pagarnya begitu kondisinya (rusak), takut membahayakan jadi diamankan dulu sama tim Gulkarmat biar enggak memakan korban lagi dan aman prosesnya," jelas Pangestu, Camat Tambora.

Hingga saat ini, personel pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian setempat masih terus melakukan pemeriksaan mendalam di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab utama dari insiden tersebut.

"Tadi sih saya baru dapat info-info dari Gulkarmat, kepastian penyebabnya nanti diinfokan lagi, masih diperiksa. Mereka juga lagi pastiin dulu gitu, meriksa penyebab sebenarnya apa yang menyebabkan ledakan," tutup Pangestu, Camat Tambora.

Artikel terkait

Rekomendasi