Mabes TNI menetapkan Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI untuk menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang mengundurkan diri dari jabatannya. Penunjukan mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan pada Kamis (7/5/2026) sebagai langkah penguatan efektivitas organisasi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa transisi kepemimpinan ini merupakan bagian dari proses regenerasi internal. Letjen Robi Herbawan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen di Kementerian Pertahanan RI sebelum mendapat mandat baru ini.
"Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico.
Rico menambahkan bahwa pengisian jabatan ini bertujuan untuk memastikan fungsi intelijen strategis tetap berjalan optimal. Letjen Robi sendiri memiliki rekam jejak panjang di Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor)-81 Kopassus selama 12 tahun.
"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI," ujar Rico.
Pergantian ini mengakhiri kekosongan kursi Kabais yang terjadi sejak 25 Maret 2026. Mundurnya Letjen TNI Yudi Abrimantyo dipicu oleh insiden penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang melibatkan oknum anggota di bawah komandonya.
"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.
Selain posisi Kabais, mutasi besar di lingkungan intelijen dan pertahanan juga mencakup penunjukan Letjen TNI Agus Widodo sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara. Hal ini berdampak pada pergeseran jabatan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kemhan.
"Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo menjadi Dirjen Strahan," kata Rico.
Nama Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo sebelumnya telah diperkenalkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, pada Senin (4/5/2026). Hingga saat ini, redaksi ANTARA masih menunggu respon resmi dari Mabes TNI terkait detail surat telegram perpindahan jabatan tersebut.