Letnan Jenderal TNI Robi Herbawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada Kamis (7/5/2026). Penunjukan perwira tinggi ini dilakukan guna memperkuat organisasi intelijen strategis di lingkungan pertahanan negara.
Kabar mengenai pergantian posisi kepemimpinan tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak internal kementerian terkait. Penugasan ini menandai babak baru dalam karier militer Robi yang sebelumnya banyak berkecimpung di bidang pengolahan informasi strategis.
"Benar, Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI," kata Rico, kepada Kompas.com, Kamis (7/5/2026).
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait yang menjabat sebagai Karo Infohan Kemhan memberikan penegasan mengenai tujuan dari rotasi jabatan tersebut. Dilansir dari Nasional, Rico menyebutkan langkah ini merupakan bagian penting dari proses manajerial di tubuh TNI.
"Rico memastikan bahwa penunjukan tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas intelijen strategis pertahanan negara," tulis laporan tersebut berdasarkan keterangan pers yang diterima.
Letjen TNI Robi Herbawan memiliki rekam jejak panjang di satuan elite dan intelijen, termasuk pengalaman selama 12 tahun di Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor)-81 Kopassus. Ia juga pernah bertugas sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat Danjen Kopassus periode 1995 hingga 1998.
Karier intelijennya semakin menguat saat ia dipercaya menjadi Dansatgas Bais di Aceh pada kurun waktu 2016-2018 setelah menyelesaikan pendidikan Seskoad. Selama masa jabatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, Robi berperan aktif dalam menyuplai data dan informasi terkait strategi pertahanan nasional.