Lima Penyelam Italia Tewas di Sistem Gua Bawah Laut Maladewa

Lima Penyelam Italia Tewas di Sistem Gua Bawah Laut Maladewa

Lima penyelam asal Italia dinyatakan tewas saat mengeksplorasi sistem gua bawah laut di Maladewa. Kelompok penyelam yang terdiri dari profesor ekologi laut, peneliti, dan instruktur berpengalaman tersebut mengalami insiden maut di situs menyelam dekat Alimathaa, Vaavu Atoll.

Para korban tewas diidentifikasi sebagai Monica Montefalcone (52) yang merupakan Profesor Madya Ekologi di Universitas Genoa, putrinya Giorgia Sommacal (20), ahli biologi laut Federico Gualtieri, peneliti laut Muriel Oddenino, dan instruktur penyelaman Gianluca Benedetti, dilansir dari Detik Travel.

Jasad Gianluca Benedetti ditemukan di dekat pintu masuk gua sesaat setelah kelompok tersebut dilaporkan hilang pada Kamis (14/5/2026) siang lalu di tengah kondisi cuaca buruk. Sementara itu, empat jenazah lainnya diyakini masih terjebak jauh di dalam sistem gua bawah laut pada kedalaman 50 meter atau 164 kaki.

Mengingat pengalaman panjang para korban sebagai penyelam ahli, para pakar menduga ada faktor teknis ekstrem yang terjadi secara bersamaan di bawah air. Dr. Claudio Micheletto, direktur Pulmonologi dari Rumah Sakit Universitas Verona, menilai kematian massal dalam satu momen menjadi indikasi kuat adanya masalah pada isi tabung.

"Ini bukan masalah kedalaman, melainkan apa yang mereka hirup. Kemungkinan ada kesalahan pada campuran gas di dalam tabung. Kondisi itu tidak bisa disadari langsung oleh penyelam saat di dalam air," kata Claudio kepada Adnkronos, seperti dilansir Fox News, Selasa (19/5/2026).

Alfonso Bolognini, presiden Komunitas Medis Hiperbarik Italia, menambahkan bahwa campuran gas yang tidak memadai bisa memicu krisis hiperoksia atau keracunan oksigen. Bolognini juga menekankan bahwa di kedalaman 50 meter di dalam gua sempit, serangan panik pada satu penyelam saja bisa memicu efek domino yang berujung pada kesalahan fatal bagi seluruh kelompok.

Evakuasi Dihentikan Setelah Satu Tentara Gugur

Sistem gua bawah laut Vaavu Atoll dikenal sangat ekstrem dan berbahaya. Juru bicara kepresidenan Maladewa, Mohamed Hussain Shareef mengatakan bahwa gua itu sangat dalam dan berbahaya, bahkan penyelam dengan peralatan terbaik di dunia pun biasanya memilih untuk tidak mendekatinya.

Keganasan medan terbukti saat operasi evakuasi terpaksa dihentikan pada Sabtu (16/5) setelah seorang penyelam militer Maladewa, Mohamed Mahdi, meninggal dunia dalam tugas. Anggota Maldivian National Defense Force tersebut meninggal dunia akibat penyakit dekompresi yang parah saat mencoba menembus gua.

Kementerian Luar Negeri Italia menjelaskan bahwa kompleks gua tersebut terdiri dari tiga ruang besar yang dihubungkan oleh celah-celah yang sangat sempit. Tim penyelamat baru berhasil menyisir dua ruangan sebelum akhirnya menghentikan misi karena risiko dekompresi yang terlalu tinggi bagi para penyelam lokal.

Saat ini, otoritas Maladewa tengah menunggu kedatangan tiga spesialis penyelam gua asal Finlandia untuk merancang ulang strategi evakuasi empat jenazah yang masih terperangkap di kegelapan bawah laut.

Artikel terkait

Rekomendasi