Lion Air Tanggapi Video Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Kabel Ties

Lion Air Tanggapi Video Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Kabel Ties

Sebuah video yang direkam oleh seorang penumpang warga negara asing di salah satu bandara di Bali memperlihatkan bilah baling-baling pesawat Wings Air jenis ATR 72-600 berkode registrasi PK-WJJ tampak terikat menggunakan kabel ties.

Rekaman tersebut menjadi viral setelah penumpang asing itu mengarahkan kamera ponselnya ke bagian mesin dan menyertakan sebuah narasi singkat.

"That’s a cable tie holding the prop," demikian tulisan WNA tersebut dalam video yang beredar.

Menanggapi penyebaran video tersebut, pihak maskapai segera memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai keamanan penerbangan mereka pada Minggu (31/5).

Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan bahwa komponen yang terlihat diikat bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat.

"Perlu kami jelaskan, komponen yang terlihat tersebut bukan merupakan indikasi kerusakan pada baling-baling pesawat. Pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung (deicer) yang mengalami sedikit perubahan posisi," kata Danang dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Minggu (31/5).

Menurut penjelasan pihak maskapai, lapisan pelindung atau deicer berfungsi membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu, serta bukan bagian dari struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat. Prosedur penanganan ini diklaim telah sesuai dengan Aircraft Maintenance Manual (AMM) dan dikerjakan oleh teknisi resmi berlisensi.

"Setelah pemasangan, teknisi wajib melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh komponen berfungsi normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan," ujarnya.

Pihak manajemen juga menambahkan bahwa alat pengikat tersebut memang familier di tengah masyarakat sebagai perkakas harian, namun penggunaannya dalam dunia penerbangan dimungkinkan jika diatur oleh regulasi pabrikan pesawat.

"Penggunaan pengikat pada komponen tertentu dapat menjadi bagian dari prosedur perawatan yang telah ditetapkan pabrikan, dilakukan secara terukur, serta melalui proses pemeriksaan dan verifikasi yang ketat," katanya.

Manajemen Wings Air menyatakan komitmennya bahwa aspek keselamatan serta keamanan penerbangan selalu ditempatkan sebagai prioritas paling utama melalui program perawatan terjadwal maupun tidak terjadwal. Pemeriksaan rutin juga dipastikan tetap berjalan sebelum penerbangan, saat transit, hingga tahapan operasional lainnya demi menjamin kelaikan terbang armada.

Saat ini, unit armada ATR 72-600 yang berada di dalam video viral tersebut dilaporkan sedang dikandangkan sementara untuk menjalani pemeriksaan lanjutan serta proses verifikasi teknis menyeluruh.

"Pesawat tidak akan dioperasikan apabila tidak memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan, dan kelayakan udara. Setiap keputusan untuk menerbangkan pesawat didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis yang menyeluruh oleh personel yang berwenang sesuai prosedur yang berlaku," kata Danang.

Artikel terkait

Rekomendasi