Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membuka kesempatan bagi warga negara yang ingin mengabdi kepada negara melalui rekrutmen Bintara tahun anggaran 2026. Lulusan pendidikan dasar keprajuritan ini nantinya akan menyandang pangkat awal Sersan Dua (Serda).
Dikutip dari Style, seleksi ini terbuka bagi lulusan sekolah menengah atas hingga diploma. Seluruh rangkaian proses penerimaan prajurit baru ini menegaskan prinsip transparansi tanpa dipungut biaya sedikit pun.
Para pendaftar harus memenuhi sejumlah kriteria dasar yang telah ditetapkan oleh panitia pusat. Syarat utama meliputi status Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kandidat juga diwajibkan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kesehatan jasmani serta rohani menjadi poin mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar.
Selain itu, calon prajurit tidak boleh memiliki catatan kriminalitas resmi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Hak menjadi prajurit juga tidak sedang dicabut melalui keputusan pengadilan.
Batasan usia bagi lulusan SMA atau SMK diatur minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan. Sementara bagi lulusan Diploma tiga (D3), usia maksimal yang diperbolehkan adalah 25 tahun.
Ketentuan fisik menetapkan tinggi badan minimal 163 cm bagi pria dan 157 cm bagi wanita. Pelamar harus berstatus belum pernah menikah serta bersedia mempertahankan status tersebut selama masa pendidikan hingga 2 tahun setelahnya.
Kondisi tubuh peserta disyaratkan tidak bertato, tidak bertindik, serta bebas dari buta warna. Kepemilikan kartu BPJS Kesehatan yang aktif dan kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah kerja TNI di Indonesia juga menjadi syarat wajib.
Kualifikasi Pendidikan dan Jurusan
Penerimaan Bintara kali ini mengelompokkan latar belakang pendidikan menjadi dua kategori utama, yakni tingkat menengah dan diploma. Untuk lulusan SMA, MA, dan SMK, pendaftaran terbuka bagi seluruh jurusan.
Meski demikian, terdapat perhatian khusus melalui Panda Khusus bagi lulusan SMK Angkasa di bawah naungan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini). Jurusan yang menjadi prioritas meliputi Airframe and Powerplant, Electrical Avionics, dan Aircraft Electricity.
Kebutuhan keahlian khusus ini juga mencakup jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, serta Teknik Elektronika. Kelompok ini dipersiapkan untuk mendukung aspek teknis kedirgantaraan.
Pada jenjang Diploma tiga (D3), TNI AU mencari tenaga terampil dari berbagai disiplin ilmu spesifik. Jurusan yang dibutuhkan meliputi Teknik Informatika, Teknik Aeronautika, Teknik Elektronika, Akuntansi, Teknik Industri, dan Teknik Perminyakan.
Kebutuhan ini juga menyasar lulusan Teknik Mesin, Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Administrasi Perkantoran, Keperawatan, Farmasi, Radiologi, Rekam Medis, serta Fisioterapi. Pelamar D3 wajib menyertakan sertifikat kompetensi resmi sesuai profesinya.
Jadwal Penting Seleksi Bintara TNI AU 2026
Pelamar harus memperhatikan linimasa yang telah dijadwalkan agar tidak melewatkan setiap tahapan penting. Proses pendaftaran secara online dimulai dari 18 Mei hingga 20 Juni 2026.
Tahapan berikutnya adalah Seleksi Tingkat Pusat yang dijadwalkan berlangsung pada 7 sampai 27 Agustus 2026. Lokasi pengujian berpusat di Lanud Adi Soemarmo.
Pendidikan Pertama bagi peserta yang dinyatakan lolos akan resmi dibuka pada 29 Agustus 2026. Tempat penempaan siswa pria akan dilaksanakan di Skadik 402, sedangkan siswa wanita akan menempuh pendidikan di Skadik 401.