Sebanyak 35,2 persen lulusan IPB University tercatat sudah mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum mereka resmi diwisuda. Data ini merujuk pada hasil survei wisudawan pada momen Wisuda Tahap VII Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar Rabu, 13 Mei 2026.
Dilansir dari Medcom, pencapaian ini dipandang sebagai bukti kuatnya daya saing para lulusan di pasar tenaga kerja. Selain itu, angka tersebut merefleksikan efektivitas dari berbagai skema pengembangan karier yang telah diimplementasikan kampus.
Data Tracer Study turut memperkuat tren positif ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Tercatat sebanyak 83 persen lulusan berhasil terserap ke dunia profesional dalam rentang waktu 0 hingga 6 bulan setelah kelulusan.
Mayoritas alumni IPB University dinilai memiliki kemampuan adaptasi yang baik untuk memasuki lingkungan kerja dalam waktu singkat. Hal ini didukung oleh serangkaian program penguatan kompetensi yang disiapkan pihak universitas bagi mahasiswa dan lulusannya.
Puji Mudiana, Direktur Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University, menjelaskan bahwa institusi menjalankan berbagai program strategis. Tujuannya adalah memastikan kelancaran transisi lulusan menuju dunia profesional.
Implementasi program tersebut mencakup Training Karier dan Studium Generale yang berlangsung secara masif. Sepanjang tahun 2025 saja, telah diselenggarakan 64 kegiatan yang melibatkan alumni inspiratif dan diikuti oleh sekitar 8.000 mahasiswa.
Kolaborasi dengan Mitra Industri
Universitas juga secara rutin melibatkan ratusan mitra dari kalangan industri serta institusi setiap tahunnya dalam agenda tersebut. Selain pelatihan, terdapat pula inisiatif rekrutmen langsung, program magang, hingga ajang IPB Job Fair Career.
“IPB University juga menghadirkan Career Insight, program enrichment dan enrichment tematik, serta layanan konsultasi karier untuk membantu mahasiswa dan alumni merencanakan karier secara lebih terarah,” tutur Puji.
Melalui integrasi berbagai program tersebut, IPB University menargetkan para lulusannya tidak hanya sekadar terserap di dunia kerja. Lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan.