Mahkamah Agung Tetapkan Tiga Besar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi 2026

Mahkamah Agung Tetapkan Tiga Besar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi 2026

Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia mengumumkan 18 nama kandidat yang masuk dalam tiga besar seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya dan Pratama pada Jumat, 8 Mei 2026. Penetapan ini dilakukan untuk memperkuat struktur kepemimpinan birokrasi dan mendukung reformasi di lingkungan lembaga peradilan.

Hasil seleksi tersebut secara resmi tertuang dalam dokumen Nomor 10/SEK/PENG.KP1.1.4/V/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Mahkamah Agung selaku Ketua Panitia Seleksi, Sugiyanto. Nama-nama yang lolos disusun berdasarkan urutan alfabet setelah melewati tahapan Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang, asesmen, hingga wawancara akhir.

Pelaksanaan seleksi ini merujuk pada amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurut laporan Analisa Publik, proses ini merupakan implementasi sistem merit dalam manajemen ASN untuk menghasilkan pejabat dengan integritas serta kapasitas manajerial yang kuat.

Pada kategori Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, posisi Kepala Badan Pengawasan diperebutkan oleh Muh. Djauhar Setyadi, Muhammad Fauzi Ardi, dan Retno Murni Susanti. Ketiganya merupakan personel internal yang saat ini menduduki posisi Inspektur Wilayah dan Hakim Tinggi.

Untuk tingkat Pimpinan Tinggi Pratama, terdapat lima formasi jabatan yang telah memiliki kandidat tiga besar. Posisi Inspektur Wilayah II diisi oleh Ahmad Syafiq, Budi Winata, dan Heni Hendrarta Widya Sukmana Kurniawan, sementara Inspektur Wilayah IV mencakup nama Ahmad Nur, Firdaus, dan Suryadi.

Daftar Tiga Besar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi MA 2026
JabatanNama Kandidat
Kepala Badan PengawasanMuh. Djauhar Setyadi, Muhammad Fauzi Ardi, Retno Murni Susanti
Inspektur Wilayah IIAhmad Syafiq, Budi Winata, Heni Hendrarta Widya Sukmana Kurniawan
Inspektur Wilayah IVAhmad Nur, Firdaus, Suryadi
Direktur Pembinaan Tenaga Teknis PTUNAgus Budi Susilo, Jusak Sindar, Mas Muhammad Ferdiansyah
Kepala Pusdiklat Teknis BSKDwi Sugiarto, Jamadi, Naffi
Kepala Biro Hukum dan Hubungan MasyarakatAhmad Zaenal Fanani, Andi Julia Cakrawala, Hendra Halomoan

Kandidat untuk posisi Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Tata Usaha Negara berasal dari latar belakang pimpinan PTUN dan Ditjen Badilag. Nama yang muncul adalah Agus Budi Susilo, Jusak Sindar, dan Mas Muhammad Ferdiansyah.

Sementara itu, jabatan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat diisi oleh tiga Ketua Pengadilan, yakni Ahmad Zaenal Fanani, Andi Julia Cakrawala, dan Hendra Halomoan. Dilansir dari Dandapala, seluruh keputusan yang telah ditetapkan oleh Panitia Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.

Bersamaan dengan pengumuman hasil JPT, Mahkamah Agung melalui humasnya juga mengundang Hakim Tinggi pada Peradilan Umum untuk mengikuti seleksi terbuka jabatan Panitera Muda Perkara Pidana dan Perdata Khusus. Langkah ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2022 tentang Kepaniteraan Mahkamah Agung.

Artikel terkait

Rekomendasi