Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menerjunkan mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) di Kabupaten Siak dan Bengkalis, Riau, mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026. Program tahun kedua ini berfokus pada pengembangan ekowisata berbasis media digital serta revitalisasi pusat kebudayaan Melayu di Desa Langkai dan Kelurahan Suak Lanjut.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tim KKN Bentala Melayu, Dr. Sailal Arimi, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa pada periode ini terdapat tiga tim yang dikirim ke Riau. Tim Bentala Melayu dan satu tim lainnya akan bertugas di Siak, sementara Tim Binar Bengkalis akan mengabdi di Kabupaten Bengkalis untuk mengoptimalkan potensi daerah setempat.
"Tahun lalu, di Kabupaten Siak KKN UGM Bentala Melayu mengabdi di 2 kecamatan, yakni di Kecamatan Siak tepatnya di Kelurahan Kelurahan Kampung Dalam dan Kampung Rempak, serta di wilayah Kecamatan Dayun," kata Dr Sailal.
Pihak kampus menilai penting adanya keberlanjutan program hingga lima tahun ke depan sesuai hasil evaluasi Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM. Selain ekowisata, para mahasiswa juga mengusung misi penguatan ketahanan pangan, mitigasi kesehatan lingkungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi koneksi virtual yang mandiri.
"Tahun lalu, mahasiswa kita juga KKN di Siak, yakni di Kelurahan Kelurahan Kampung Dalam dan Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, serat di wilayah Kecamatan Dayun," kata Dr Sailal.
Dalam pertemuan daring yang digelar Jumat, 8 Mei 2026, Tim KKN UGM berkoordinasi dengan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Riau dan Siak untuk membahas teknis logistik. Sinergitas ini krusial mengingat tantangan transportasi lokal di lokasi pengabdian yang tidak memiliki layanan angkutan umum reguler.
"Kami memandang KAGAMA Riau, Siak dan Bengkalis sebagai mitra yang sangat strategis dalam menjembatani mahasiswa dengan program-program yang akan dijalankan selama pengabdian. Kagama Riau selama ini adalah mitra yang sangat aktif mendukung dan memfasilitasi kegiatan KKN UGM di Riau," ujarnya.
KAGAMA Riau berkomitmen memfasilitasi penyambutan dan pembekalan bersama bagi Tim Bentala Melayu, Tim Binar Bengkalis, dan Tim Hikayat Bitara setibanya di Pekanbaru. Koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Bapperida Siak juga terus dilakukan untuk penyediaan bantuan armada bus guna mobilitas mahasiswa lintas kabupaten.
"Kami memandang KAGAMA Riau, Siak dan Bengkalis sebagai mitra yang sangat strategis dalam menjembatani mahasiswa dengan program-program yang akan dijalankan selama pengabdian berlangsung. Kagama Riau adalah mitra yang sangat aktif mendukung dan memfasilitasi kegiatan KKN UGM selama ini." ujar Sailal.
Pihak mahasiswa telah melakukan koordinasi awal dengan perangkat desa di Langkai dan Suak Lanjut terkait penempatan tempat tinggal. Meski menghadapi keterbatasan biaya yang mencakup transportasi dari Yogyakarta, tim tetap menjalankan persiapan melalui pengajuan proposal sponsorship kepada berbagai mitra strategis.
"Kami memandang KAGAMA Riau, Siak dan Bengkalis sebagai mitra strategis dalam menjembatani mahasiswa dengan program-program yang akan dijalankan selama KKN. KAGAMA Riau selama ini adalah mitra yang sangat aktif mendukung dan memfasilitasi kegiatan KKN mahasiswa UGM di Riau," ujarnya.