Korps Marinir TNI AL Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas

Korps Marinir TNI AL Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas

Korps Marinir TNI AL dilaporkan telah melumpuhkan 10 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan menguasai 56 markas kelompok tersebut di wilayah Maybrat, Papua Barat Daya, dalam sebuah operasi pengamanan perbatasan yang dirilis pada Rabu (6/5/2026).

Aksi tersebut dilakukan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir "GOBANG IV" di wilayah Kampung Imsun dan Kampung Kisor, sebagaimana dilansir dari Nasional. Operasi ini bertujuan memperkuat stabilitas keamanan serta menegaskan dominasi militer di kawasan rawan konflik bersenjata.

"Dalam operasi tersebut, Satgas berhasil merebut 56 markas OPM serta melumpuhkan 10 personel OPM, yang semakin memperkuat stabilitas keamanan dan menunjukkan dominasi operasi TNI di wilayah tersebut," demikian keterangan Dispen Kormar TNI AL.

Selain keberhasilan di Maybrat, prajurit dari Satgas Yonif 4 Marinir "GOBANG V" yang bersiaga di Paniai dan Nabire, Papua Tengah, juga terlibat dalam serangkaian kontak senjata. Dalam insiden di Kampung Topo, Distrik Uwapa, petugas menyita berbagai barang bukti berupa senapan, pistol, amunisi, hingga atribut organisasi separatis.

Pihak TNI AL belum merinci identitas maupun kondisi spesifik dari personel OPM yang dilumpuhkan. Di samping tindakan represif, Korps Marinir mengklaim tetap mengedepankan pendekatan teritorial melalui program bantuan sosial dan pengobatan gratis bagi penduduk setempat.

Atas capaian tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memberikan penghargaan resmi kepada dua satuan tugas tersebut dalam Apel Komandan Satuan TNI AL 2026 di Mabesal, Jakarta, Senin (4/5/2026).

"Keberhasilan ini adalah bukti bahwa prajurit petarung Korps Marinir tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang unggul, tetapi juga mampu melaksanakan pendekatan teritorial secara humanis," ujar Ali.

Laksamana Muhammad Ali juga menyampaikan rasa bangganya terhadap performa para prajurit di lapangan yang dinilai menunjukkan loyalitas tinggi selama masa penugasan di tanah Papua.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan di medan tugas. Teruslah menjadi prajurit yang membanggakan bangsa dan negara," tegas Ali.

Artikel terkait

Rekomendasi