Pakar Ungkap Markas Judi Online Hayam Wuruk Sasar Korban Luar Negeri

Pakar Ungkap Markas Judi Online Hayam Wuruk Sasar Korban Luar Negeri

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengungkapkan bahwa markas judi daring yang terbongkar di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, menyasar korban lintas negara. Penilaian ini muncul setelah Polri mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) dalam operasi penggerebekan pada Sabtu (9/5/2026).

Target operasi sindikat ini disebut menyesuaikan dengan latar belakang kewarganegaraan para operator yang ditangkap di lokasi. Alfons menjelaskan bahwa penggunaan bahasa yang familiar dari negara asal pelaku menjadi instrumen utama untuk menjaring korban.

"Sebenarnya ini yang jadi sasaran adalah orang asing, kita lihat mayoritas (yang ditangkap) orang Vietnam, ada orang dari Cina daratan. Nah jadi sasarannya di sana (Vietnam dan Cina)," ucap Alfons Tanujaya, Pakar keamanan siber Vaksincom.

Fenomena serupa menurutnya juga terjadi pada warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sektor ilegal tersebut. Alfons memberikan perbandingan mengenai pola rekrutmen pekerja judi daring asal Indonesia yang justru banyak beroperasi di Kamboja.

"Jadi kalau misalnya kamu mau scam orang Indonesia (jadi korbannya), kemungkinan kecil akan dilakukan dari Indonesia," ucap Alfons Tanujaya, Pakar keamanan siber Vaksincom.

Melalui pola operasional yang teridentifikasi tersebut, Alfons menegaskan bahwa kejahatan siber ini merupakan bagian dari jaringan pidana internasional yang terorganisir. Pemerintah Indonesia didorong untuk memperkuat kerja sama ekstradisi demi memastikan penegakan hukum bagi WNI yang terlibat kejahatan daring di luar negeri.

"Jadi Indonesia hari ini kalau berhasil tangkap lalu serahkan ke negara yang bersangkutan itu mereka tuh utang budi. Mereka harus balas budi lain kali kalau orang yang nipu judol-judol dari Indonesia harus serius ditangkap," kata Alfons Tanujaya, Pakar keamanan siber Vaksincom.

Berdasarkan data kepolisian yang dilansir dari Nasional, operasi di Hayam Wuruk ini menjaring 321 orang terkait jaringan internasional. Sebanyak 320 orang merupakan WNA yang kini penahanannya dititipkan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Daftar Kewarganegaraan WNA yang Ditangkap di Hayam Wuruk
KewarganegaraanJumlah Orang
Vietnam228
China57
Myanmar13
Laos11
Thailand5
Malaysia3
Kamboja3

Satu orang lainnya dalam jaringan ini teridentifikasi sebagai warga negara Indonesia. Saat ini, terduga pelaku berkebangsaan Indonesia tersebut sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Bareskrim Polri.

Artikel terkait

Rekomendasi