Masjid Istiqlal Bersiap Sembelih Puluhan Hewan Kurban

Masjid Istiqlal Bersiap Sembelih Puluhan Hewan Kurban

Masjid Istiqlal di Jakarta mulai melakukan berbagai persiapan untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Dilansir dari Detikcom, rumah ibadah ini menerima puluhan ekor sapi dan kambing dari masyarakat yang ikut serta dalam ibadah kurban tahun ini.

Proses pemotongan hewan kurban tersebut dijadwalkan berlangsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal. Kegiatan ini akan dimulai pada 11 Zulhijah 1447 H atau tepat pada Kamis, 28 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB.

Panitia kurban Masjid Istiqlal mencatat sudah ada 59 ekor sapi dan 7 ekor kambing yang terkonfirmasi akan diterima berdasarkan data per Senin, 25 Mei 2026. Sejumlah hewan kurban bahkan telah mulai berdatangan ke lokasi RPH.

Hingga 25 Mei 2026, hewan yang sudah tiba di RPH meliputi 16 ekor sapi, 3 ekor kambing, dan 1 ekor domba. Jumlah hewan kurban ini diprediksi masih akan terus bertambah seiring mendekati hari pelaksanaan penyembelihan.

Pihak panitia menerapkan pengawasan ketat di RPH Masjid Istiqlal untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Proses ini melibatkan petugas syar'i yang memantau sejak awal hingga akhir pemotongan.

Kehadiran petugas syar'i bertujuan menjamin seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan ajaran Islam. Pemantauan dilakukan terhadap kondisi kesehatan hewan, tata cara penyembelihan, hingga proses penanganan daging kurban.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian turut terlibat dalam mengawasi proses penyembelihan ini di luar pengawasan unsur syariat. Pemeriksaan berkala dilakukan dari sebelum pemotongan hingga hari pelaksanaan.

Langkah pemeriksaan ini diambil demi memastikan aspek kesehatan hewan kurban, kelayakan konsumsi daging, serta kebersihan lokasi pemotongan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas daging kurban yang akan disalurkan.

Masjid Istiqlal mengubah mekanisme pendistribusian daging kurban dengan tidak lagi menggunakan sistem kupon fisik. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan massa yang berpotensi memicu bahaya.

Penyaluran daging kurban tahun ini dialihkan melalui berbagai lembaga penampung dan perwakilan warga di area Jabodetabek. Distribusi dilakukan melalui jaringan pesantren, yayasan, lembaga sosial, serta masjid dan mushola.

Kupon hanya akan diberikan kepada kelompok masyarakat yang datanya telah tercatat melalui proposal pengajuan hewan kurban sebelumnya. Proposal tersebut telah dikirimkan dan dihimpun oleh panitia kurban Masjid Istiqlal.

Penerapan sistem distribusi terpusat ini diharapkan membuat pembagian daging kurban menjadi lebih teratur. Langkah tersebut juga dilakukan agar penyaluran bisa tepat sasaran serta langsung menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Artikel terkait

Rekomendasi