Masyarakat Adat Meksiko Tuntut Undang-Undang Larangan Apologi Genosida

Masyarakat Adat Meksiko Tuntut Undang-Undang Larangan Apologi Genosida

Berbagai kelompok masyarakat adat di Meksiko mendesak Presiden Claudia Sheinbaum untuk segera mengirimkan rancangan undang-undang kepada Kongres guna melarang apologi terhadap kejahatan genosida. Tuntutan ini disampaikan melalui pernyataan resmi di Templo Mayor, Kota Meksiko, pada Jumat, 8 Mei 2026.

Masyarakat adat menekankan pentingnya pelarangan penghormatan terhadap figur sejarah yang dianggap melakukan kejahatan tersebut, termasuk penjelajah Spanyol Hernan Cortes. Langkah hukum ini dinilai mendesak untuk merespons sikap penyangkalan sejarah, kolonialisme, dan rasisme yang belakangan ini muncul kembali.

Aktivis dari berbagai komunitas menyatakan penolakan keras terhadap narasi yang dibawa oleh Presiden Komunitas Madrid, Isabel Diaz Ayuso, selama kunjungannya di Meksiko. Mereka menganggap pernyataan pejabat asal Spanyol tersebut telah melukai martabat penduduk asli.

"Las organizaciones de los Pueblos Indígenas de México. Desde Tenochtitlan, Templo Mayor. Hoy 08 de mayo 2026. Manifestamos nuestro firme rechazo a la apología del negacionismo, la visión colonial y las odiosidades raciales con los Pueblos Indígenas que ha manifestado la Presidenta de la ciudad de Madrid España Isabel Díaz Ayuso." tegas Organisasi Masyarakat Adat Meksiko dalam pernyataan tertulisnya.

Pihak organisasi kemudian mengingatkan dampak destruktif dari kedatangan Hernan Cortes ke benua Amerika bagi peradaban asli. Mereka mencatat terjadinya perampasan wilayah, sumber daya, hingga praktik perbudakan yang sistematis di bawah kebijakan kolonial masa lalu.

"Recordamos a la señora Isabel Díaz Ayuso que con la llegada de Hernán Cortes al continente, comenzó el Despojo territorial y sus recursos, se cometió el Crimen de Genocidio que permanece en absoluta impunidad, la Esclavitud, la política de colonialismo y domesticación, empobrecimiento económico, negación de las culturas y la religiosidad de todos los Pueblos Indígenas." tulis pernyataan tersebut.

Kelompok ini secara spesifik meminta Presiden Claudia Sheinbaum Pardo untuk mengambil tindakan legislatif yang konkret. Larangan terhadap apologi genosida diharapkan dapat menghapus glorifikasi terhadap tokoh-tokoh yang bertanggung jawab atas penindasan masa lampau.

"Llamamos a la Presidenta de México, Dra. Claudia Sheinbaum Pardo a que envíe de manera urgente, un Proyecto de Ley al Congreso para que se prohíba la apología al crimen de Genocidio y las figuras históricas de quienes cometieron ese delito entre ellos Hernán Cortes." lanjut dokumen tersebut.

Selain tuntutan domestik, masyarakat adat juga mendesak adanya pengakuan internasional atas kebenaran sejarah selama era kolonial Spanyol. Mereka meminta pemerintah Spanyol dan Meksiko membentuk lembaga khusus untuk menyelidiki fakta-fakta sejarah tersebut.

"Los Pueblos Indígenas necesitamos establecer la verdad histórica, disponer de un estándar de la verdad, durante la relación colonial hispana. En este sentido pedimos al Gobierno de España, a su presidente Pedro Sánchez, al Rey Felipe VI y al gobierno de México, constituir una COMISION DE ESCLARECIMIENTO HISTORICO sobre los hechos mencionados y reparar el daño causado a los Pueblos Indígenas." desak perwakilan kelompok tersebut.

Sebagai langkah lanjutan, masyarakat adat mengundang berbagai pihak untuk menghadiri pertemuan tingkat internasional di Kota Meksiko pada pertengahan bulan ini. Agenda tersebut akan berfokus pada pembahasan dampak doktrin penemuan wilayah bagi penduduk asli.

"Finalmente invitamos a participar a la Cumbre Internacional sobre la Doctrina del Descubrimiento y sus Consecuencias con los Pueblos Indígenas, a realizarse los días 18 al 22 de mayo, 2026, en la ciudad de México. En dicha Cumbre abordaremos todos estos asuntos relacionados." pungkas pernyataan itu.

Artikel terkait

Rekomendasi