Sejumlah Media Baru Bantah Kemitraan dengan Badan Komunikasi Pemerintah

Sejumlah Media Baru Bantah Kemitraan dengan Badan Komunikasi Pemerintah

Sejumlah pengelola media baru yang tergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF) memberikan klarifikasi tegas mengenai isu keterlibatan mereka sebagai mitra Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI pada Kamis (7/5/2026). Pernyataan ini muncul setelah nama forum tersebut mencuat dalam pusaran informasi terkait program pemerintah.

Pihak Bakom sebelumnya sempat menyinggung mengenai kolaborasi dengan para pelaku media baru yang bertransformasi dari konsep media tanpa kantor tetap. Hal tersebut disampaikan dalam agenda jumpa pers resmi di Jakarta, Rabu (6/5/2026), sebagaimana dilansir dari Nasional.

"New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media," ujar Qodari, perwakilan Bakom.

Beberapa entitas yang disebutkan masuk dalam daftar tersebut antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, hingga nama-nama seperti Big Alpha dan Pandemic Talks. Namun, klaim kemitraan untuk menjalankan program pemerintah tersebut segera mendapatkan respons penolakan dari pihak media terkait.

Manajemen Big Alpha melalui keterangan resminya menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen pada nilai independensi dalam menyajikan konten berbasis data kepada publik.

"Tidak benar bahwa Big Alpha direkrut oleh Bakom untuk menjadi mitra dalam menyampaikan atau menjalankan program-program pemerintah," bunyi pernyataan sikap Big Alpha.

Bantahan serupa juga disampaikan oleh media edukasi kesehatan, Pandemic Talks. Mereka menekankan bahwa posisi mereka dalam forum adalah untuk membangun jaringan antar pelaku media baru, bukan sebagai bagian dari bentukan otoritas tertentu.

"Big Alpha merupakan salah satu anggota INMF," bunyi pernyataan sikap Big Alpha.

Dalam rilisnya, Big Alpha juga menegaskan misi mereka dalam menjaga kualitas informasi agar tetap dapat dipertanggungjawabkan di ruang digital.

"Serta mengedepankan informasi yang akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan," bunyi pernyataan sikap Big Alpha.

Selaras dengan anggotanya, Pandemic Talks mengonfirmasi bahwa berdirinya INMF merupakan murni inisiatif mandiri komunitas. Lembaga ini memastikan tidak ada intervensi dari pemerintah dalam pembentukan wadah komunikasi tersebut.

"Pandemic Talks tetap berkomitmen sebagai New Media yang menjunjung nilai-nilai independen dan kemanusiaan," bunyi pernyataan sikap Pandemic Talks.

Sebagai penutup rangkaian klarifikasi, Komite INMF melalui saluran komunikasi resminya menegaskan bahwa forum belum membuka pendaftaran anggota formal maupun kemitraan eksternal. Prioritas utama forum adalah menjaga kepercayaan publik melalui transparansi ekosistem media.

"Independensi adalah aset utama media baru. Tanpa kepercayaan publik, keberadaan kami tidak memiliki arti. Karena itu, INMF berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem media yang berpihak pada kepentingan publik, menjunjung tinggi transparansi, serta menjaga ruang informasi yang sehat dan bertanggung jawab," bunyi pernyataan Komite INMF.

Artikel terkait

Rekomendasi