Polres Metro Depok Mediasi Damai Ahmad Bahar dan GRIB Jaya

Polres Metro Depok Mediasi Damai Ahmad Bahar dan GRIB Jaya

Polres Metro Depok berhasil memediasi konflik antara penulis buku, Ahmad Bahar, dengan organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya hingga kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, dilansir dari Megapolitan pada Selasa (19/5/2026).

Kasi Humas Polres Depok AKP Made Budi menegaskan bahwa kepolisian telah memfasilitasi pertemuan tersebut. Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada unsur penculikan terhadap anak perempuan Ahmad Bahar yang sempat dibawa ke markas ormas.

"Iya, Polres membantu melakukan mediasi hingga keduanya sepakat untuk menyelesaikan secara damai," ujar Made.

Kepolisian menunjukkan surat kesepakatan bersama yang ditandatangani Ahmad Bahar dan perwakilan Divisi Hukum DPP GRIB Jaya, Novianus Martin Bau, pada Minggu (17/5/2026). Surat itu memuat poin permohonan maaf terbuka dari Ahmad Bahar kepada Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, serta kewajiban menghapus video terkait di media sosial.

Perselisihan ini dipicu oleh unggahan video Ahmad Bahar mengenai perseteruan Amien Rais dan Hercules yang dinilai menghina, serta pesan WhatsApp ke keluarga Hercules. Konflik memuncak saat belasan anggota ormas mendatangi rumah Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok, lalu membawa putrinya, F (33), ke markas mereka karena Ahmad Bahar tidak berada di tempat.

Istri Ahmad Bahar, Yenni Nur, menjelaskan situasi di rumahnya saat digeruduk massa ketika dirinya sedang berada di Karawang dan suaminya sedang pergi mengantar buku.

"Kemarin jam 14.00 WIB, di rumah cuma ada anak-anak saya, mereka nyari suami saya enggak ada," kata Yenni.

F akhirnya dibawa ke kantor GRIB Jaya di Jakarta Barat dengan didampingi ketua RW setempat demi menjaga keselamatan jiwanya.

"Yang dicari Pak Ahmad, terus sampai anak saya dibawa itu untuk jadi sandera kalau Pak Ahmad belum nemuin mereka, gitu loh. Jadi disuruh datang dulu baru anak saya dipulangin, mana itu pas hari ulang tahun anak saya, sedih," jelas Yenni.

Yenni menduga tindakan tersebut disebabkan oleh peretasan nomor telepon anaknya yang mengirim ancaman ke Hercules, serta konten kritik suaminya di TikTok.

"Awal ininya sih ya ada konten Pak Ahmad Bahar yang menyinggung-menyinggung Hercules. Karena kan Hercules itu waktu itu mengingatkan Pak Amien Rais, sementara Pak Ahmad itu kan emang deket sama Pak Amien," jelas Yenni.

Konten video tersebut dinilai memicu kemarahan karena membela Amien Rais dan menyudutkan pihak GRIB Jaya.

"Otomatis aja ya kontennya sih emang rada nyerempet-nyerempet, 'kamu tuh udah waktunya tumbang' gitu ngomong ke Hercules," tutur Yenni.

Artikel terkait

Rekomendasi