Mengenal Istilah Kapitil dalam KBBI Daring VI dan Makna Tipografinya

Mengenal Istilah Kapitil dalam KBBI Daring VI dan Makna Tipografinya

Munculnya lema atau entri "kapitil" dalam KBBI Daring VI baru-baru ini memicu diskusi hangat di kalangan pengguna bahasa. Kata ini diusulkan oleh Cut Ida Agustina selaku editor KBBI pada 29 Oktober 2025 lalu.

Dilansir dari Katanetizen, lema kapitil dalam kamus tersebut memuat penjelasan singkat mengenai huruf a, b, c, dan seterusnya. Kata ini dikategorikan sebagai nomina yang termasuk dalam ragam cakapan atau bahasa tidak resmi.

Meskipun tercantum dalam KBBI, tidak semua kata di dalamnya otomatis dianggap sebagai kata baku. Hal ini memicu pertanyaan apakah kapitil benar-benar merujuk pada lawan kata dari kapital (huruf besar).

Dilihat dari sudut pandang tipografi, istilah kapitil kemungkinan besar merujuk pada konsep kapital kecil atau small capitals. Kapital kecil merupakan bentuk huruf kapital yang ukurannya dibuat seukuran dengan huruf kecil.

Dalam KBBI Daring VI sendiri, istilah kapital kecil sudah ada sebagai istilah bidang grafika. Penjelasannya merujuk pada huruf kapital yang memiliki ukuran lebih kecil daripada standar huruf kapital pada umumnya.

Penggunaan kapital kecil memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak awal era percetakan di Eropa sekitar abad ke-15 dan ke-16. Praktik ini dipopulerkan oleh tokoh-tokoh seperti Johann Froben, Simon de Colines, hingga Claude Garamond.

Fungsi dan Penggunaan dalam Desain

Fungsi utama kapital kecil adalah untuk memberikan penekanan yang lebih lembut dibandingkan penggunaan huruf kapital menyeluruh (all capitals). Diksi ini sering digunakan dalam penulisan singkatan, subjudul, hingga judul tabel.

Aplikasi desain profesional seperti In-Design memiliki fitur khusus untuk menciptakan efek ini secara otomatis. Beberapa fon modern bahkan menyediakan variasi true small caps sebagai bagian dari keluarga fon aslinya.

Munculnya istilah kapitil sebagai ragam cakapan dinilai memiliki kemiripan pola dengan kata sentimental menjadi sentimentil. Penggunaan istilah ini diharapkan tidak menimbulkan salah kaprah dalam konteks penulisan dan penerbitan profesional.

Artikel terkait

Rekomendasi