Tanggal 6 Juni diperingati sebagai sejumlah hari penting yang penuh makna, baik di lingkup nasional maupun internasional. Dikutip dari Caritahu, momen-momen ini mencakup penghormatan sejarah hingga gerakan kepedulian lingkungan global.
Masyarakat Indonesia mengenang kelahiran Soekarno setiap tanggal 6 Juni. Berdasarkan catatan sejarah, Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia ini lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901.
Tokoh sentral perjuangan kemerdekaan tersebut memimpin bangsa setelah Proklamasi 17 Agustus 1945. Peringatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno sepanjang Juni, yang juga memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan wafatnya beliau pada 21 Juni.
Hari Hama Sedunia (World Pest Day)
Di tingkat internasional, tanggal 6 Juni dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pengendalian hama. Gerakan ini bertujuan melindungi kesehatan manusia, menjaga ketahanan pangan, serta merawat properti dan lingkungan.
Hari Hama Sedunia pertama kali diinisiasi pada 6 Juni 2017. Aksi tersebut dipelopori oleh berbagai organisasi pengendalian hama internasional dari Tiongkok, Asia-Oseania, Amerika Utara, hingga Eropa.
Hari Atap Hijau Sedunia (World Green Roof Day)
Peringatan global lainnya pada tanggal ini adalah Hari Atap Hijau Sedunia. Fokus utamanya adalah mengampanyekan manfaat sistem vegetasi pada permukaan atap bangunan.
Penerapan atap hijau ini berfungsi nyata dalam mereduksi dampak perubahan iklim. Selain itu, sistem ini dapat memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu perkotaan, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Hari Bahasa Rusia PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menetapkan 6 Juni sebagai Hari Bahasa Rusia. Pemilihan tanggal tersebut bertepatan dengan hari kelahiran Alexander Pushkin, penyair besar yang melopori sastra Rusia modern.
Agenda tahunan ini merupakan bagian dari program PBB dalam mempromosikan keberagaman budaya. Langkah ini sekaligus mendukung penggunaan setara enam bahasa resmi di dalam organisasi internasional tersebut.