Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf meninjau langsung Padang Arafah pada Senin (25/5/2026) malam guna memastikan kelayakan fasilitas dan kelancaran pergerakan jemaah menjelang puncak ibadah wukuf.
Langkah pengecekan ini dilakukan untuk menjamin pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman, di mana sebagian besar jemaah dilaporkan telah menempati tenda sesuai jadwal masing-masing dilansir dari Cahaya.
"Alhamdulillah, saya dapat laporan sudah 80 persen jemaah kita yang sudah masuk," ungkap Irfan, Senin (25/5/2026).
Kementerian terkait terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak penyedia layanan atau syarikah demi memastikan pemenuhan standar pelayanan dasar bagi seluruh jemaah di dalam tenda.
"Saya lihat kamar-kamarnya, tenda-tendanya, memang pasti sesak ya, tapi kita usahakan dipastikan bahwa satu orang mendapatkan satu kasur," jelasnya.
Setelah peninjauan tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak turut mendatangi lokasi dan memberikan perhatian pada peningkatan efisiensi sistem transportasi haji periode ini.
Sistem penjemputan kini diatur lebih tertib dengan menginstruksikan jemaah tetap menunggu di kamar hotel dan baru turun saat bus siap, sehingga kepadatan di area lobi dapat dicegah.
"Sampai hari ini sudah hampir 80 persen hampir 90 persen sudah tiba di Arafah. Jam 10.00 WAS mudah-mudahan sudah di sini semuanya.," ujar Dahnil.
Mengenai adanya persoalan jemaah yang sempat menempati tenda orang lain, petugas diminta untuk memakai tindakan persuasif guna mengarahkan jemaah kembali ke tempat yang tepat.
"Jadi sebenarnya jemaah Indonesia itu enggak ada yang mau ngambil hak jemaah lain. Semuanya mau saling tolong-menolong satu dengan lainnya," tuturnya.
Selain area Arafah, pengawasan ketat kini diarahkan ke fasilitas tenda di Mina untuk mengantisipasi adanya klaim ruang sepihak oleh penyedia layanan.
"Kami akan makin tegas terhadap syarikah misalnya atau karyawan-karyawan syarikah, yang tidak patuh pada aturan Kemenhaj kami akan lebih tegas," pungkas Dahnil.