Menteri Haji dan Umrah Tiba di Jeddah Matangkan Persiapan Armuzna

Menteri Haji dan Umrah Tiba di Jeddah Matangkan Persiapan Armuzna

Rombongan kedua Amirul Hajj Indonesia mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Selasa (19/5) untuk mematangkan persiapan fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memimpin langsung rombongan tersebut bersama Menko Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i, serta tokoh perwakilan ormas Islam seperti Prof. Hasyim Syah Nasution dari Muhammadiyah dan KH Asep dari Nahdlatul Ulama.

Fokus utama Amirul Hajj saat ini adalah mengantisipasi kendala di fase puncak melalui rapat maraton demi kelancaran pergerakan jamaah.

"Armuzna tadi sudah dibicarakan. Setiap malam kita meeting membahas beberapa kendala yang kemungkinan akan muncul. Tapi Alhamdulillah, sudah dibahas setiap malam," ujar Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Keputusan final mengenai transportasi, pergerakan, dan konsumsi jamaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan segera disahkan pada hari berikutnya.

"Difinalkan besok. Besok sudah ada final tentang proses Armuzna terkait dengan pergerakan, transportasi, termasuk juga makanan selama Armuzna juga sudah dibicarakan," lanjut Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada para petugas di lapangan atas dedikasi mereka yang memicu sentimen positif dari masyarakat di tanah air.

"Petugas, saya apresiasi petugas. Luar biasa mereka. Dan mereka berjibaku di lapangan, dan tone-nya positif semua di tanah air. Berita-berita di atas (media), positif semua," ungkap Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Kendati demikian, seluruh tim diingatkan untuk tetap menjaga performa karena tantangan sesungguhnya baru dimulai pada fase puncak haji.

"Saya harap ini dijadikan semangat untuk mempertahankan, terutama Armuzna. Puncak dari haji adalah Armuzna," tegas Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Kelancaran fase Armuzna dinilai menjadi indikator utama kesuksesan penyelenggaraan haji secara keseluruhan meski operasional masih berjalan hingga pertengahan Juni.

"Ini artinya Armuzna berjalan sesuai harapan, tentu sudah 80 persen sukses. Jadi walaupun masih panjang, masih ada sampai tengah Juni, tapi kalau Armuzna selesai berarti 80 persen sudah selesai. Ini kan jelang Armuzna," pungkas Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah.

Setelah mendarat, rombongan Amirul Hajj langsung bertolak menuju Makkah untuk memeriksa kesiapan fasilitas katering dan kesehatan jamaah.

Artikel terkait

Rekomendasi