Kementerian Pekerjaan Umum menyelesaikan kendala pembebasan lahan dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Provinsi Jawa Tengah 1 di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kepastian penyelesaian hambatan tersebut dilaporkan setelah peninjauan langsung di lokasi pengerjaan pada Jumat (15/5/2026).
Dilansir dari Kompas, proyek infrastruktur pendidikan terpadu ini didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026. Nilai kontrak pembangunan kawasan seluas 5,038 hektare tersebut mencapai Rp 229,05 miliar.
Hambatan pembangunan sebelumnya muncul karena status sebagian tanah yang masih menjadi milik warga, sehingga memengaruhi perencanaan desain dan pengerjaan fisik di lapangan. Selain itu, pasokan beton juga sempat tersendat sebelum akhirnya mendapat dukungan dari berbagai pihak eksternal.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa koordinasi internal kementerian telah berhasil mengatasi hambatan pembebasan tanah tersebut.
“Masalah lahannya sekarang sudah beres semua. Saat ini semuanya sudah sinergis dan ini kinerja bersama Kementerian PU,” kata Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.
Pemerintah kini mengategorikan proyek fasilitas pendidikan ini sebagai agenda prioritas nasional yang telah memasuki fase krusial.
“Tidak ada masalah, kemarin memang ada sedikit masalah terkait beton, tapi sudah di-support (didukung) dari berbagai pihak. Sekolah Rakyat ini merupakan program prioritas pemerintah, dan karena saat ini sudah masuk masa kritis, maka Kementerian PU menjadikan ini kerja gotong royong dari semua pihak,” ujar Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.
Data per 14 Mei 2026 menunjukkan capaian pengerjaan fisik bangunan telah menyentuh angka 40,06 persen. Guna mempercepat penyelesaian, sebanyak 1.167 tenaga kerja dikerahkan bersama dengan penerapan sistem kerja tiga shift dan penambahan alat berat.
Kementerian Pekerjaan Umum juga bersinergi dengan lembaga lain serta perusahaan milik negara untuk mengejar target operasional tahun ajaran baru.
“Dari BUMN saya minta tolong, dari TNI kita juga minta tolong. Jadi kami kerjakan bersama-sama agar pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II ini benar-benar bisa selesai Juni, dan adik-adik bisa masuk sekolah baru pada tahun ajaran baru di Juli,” kata Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum.
Kompleks Sekolah Rakyat Wonosobo ini nantinya memuat fasilitas pembelajaran terintegrasi untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Bangunan dengan total luas 27.474 meter persegi ini juga dilengkapi dengan asrama murid, rumah susun guru, tempat ibadah, gedung serbaguna, dan area olahraga.