Menteri PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap Lewat Drainase

Menteri PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap Lewat Drainase

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kemajuan proyek pembangunan Sekolah Rakyat Cilacap di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (10/5/2026). Langkah ini bertujuan memastikan optimalisasi penanganan teknis dan akselerasi konstruksi di lapangan.

Dilansir dari Detik Finance, fokus utama peninjauan tersebut adalah pengelolaan drainase serta pengendalian arus air guna menjaga stabilitas kawasan proyek. Lokasi pembangunan ini memiliki karakteristik kejenuhan air tanah yang tinggi, terutama saat memasuki musim penghujan.

Permasalahan teknis semakin kompleks karena adanya limpasan air dari sistem drainase milik balai pembibitan ikan dan balai pembibitan pertanian di sekitar area sekolah. Menteri Dody memberikan instruksi tegas terkait penanganan aliran air ini agar tidak menghambat progres fisik bangunan.

"Pastikan teknik penanganan aliran airnya berjalan baik. Jangan sampai drainase di area sekolah terganggu dan berdampak pada pekerjaan konstruksi," ujarnya Dody Hanggodo, Menteri PU.

Koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk mengatasi hambatan aliran air yang sempat memengaruhi zona konstruksi. Kepala BPBPK Jawa Tengah sekaligus Koordinator Satgas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait, memberikan penjelasan mengenai langkah mitigasi tersebut.

"Namun kami sudah berkoordinasi dengan balai pembibitan serta pemerintah daerah untuk memastikan aliran air dapat dialihkan ke saluran di depan lokasi proyek tanpa mengganggu irigasi yang ada," terangnya Nanda Lasro Elisabet Sirait, Kepala BPBPK Jawa Tengah.

Pihak kementerian juga mengadopsi rekomendasi teknis berupa pembuatan saluran subdrain sepanjang 100 meter untuk mempercepat pelepasan air dari lapisan tanah. Pengadaan material pendukung saat ini tengah dalam proses pengiriman menuju lokasi proyek.

"Material untuk pekerjaan subdrain sudah kami pesan dan diharapkan segera tiba agar pemasangan dapat langsung dilakukan di lapangan," sambungnya Nanda Lasro Elisabet Sirait, Koordinator Satgas Percepatan Pembangunan.

Strategi lain yang diterapkan adalah pembuatan galian saluran sementara yang sejajar dengan lokasi proyek serta pemasangan saluran U-Ditch di sisi utara. Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kuswara, memaparkan penggunaan teknologi pompa untuk menjaga kekeringan lahan kerja.

"Untuk mempercepat pelepasan air yang terperangkap di permukaan tanah dan menjaga kelancaran pekerjaan konstruksi, kami juga memasang pompa submersible aktif di sejumlah titik area proyek," jelas Kuswara, Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan.

Kementerian PU kini menerapkan sistem pekerjaan konstruksi paralel untuk mengejar target penyelesaian. Upaya teknis ini menjadi kunci agar fasilitas pendidikan bagi warga Cilacap tersebut dapat segera difungsikan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Artikel terkait

Rekomendasi