Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar Supratman mengumumkan rencana keberangkatan pihak parlemen ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk menawarkan posisi duta Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar kepada siswi bernama Josepha Alexandra pada Senin (18/5/2026).
Langkah ini diambil setelah Josepha Alexandra, murid SMAN 1 Pontianak yang akrab disapa Ocha, menjadi perbincangan publik karena keberaniannya memprotes ketidakadilan juri serta pembawa acara dalam kompetisi tingkat Provinsi Kalbar tahun 2026, seperti dilansir dari Nasional.
Pihak pimpinan Badan Sosialisasi bersama Kesekjenan MPR RI dijadwalkan segera bertolak untuk menemui siswi tersebut demi menyampaikan aspirasi dari berbagai pihak.
"Besok pimpinan Badan Sosialisasi dengan Kesekjenan akan terbang ke Pontianak, dan mudah-mudahan juga Adik Josepha, karena ini salah satu aspirasi dari teman-teman juga menginginkan agar Adik Josepha bisa menjadi duta LCC," ujar Akbar dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Penyampaian maksud tersebut akan diwakili secara resmi oleh jajaran kesekjenan dengan harapan mendapatkan respons positif.
"Jadi besok, dari Kesekjenan akan menyampaikan hal tersebut, mudah-mudahan bisa diterima," sambung Akbar.
Pemberian status duta ini ditegaskan masih berada dalam tahap penawaran awal kepada pihak yang bersangkutan.
"Bukan penobatan, tapi akan kita sampaikan apakah yang bersangkutan berkenan," imbuh Akbar.
Persoalan ini bermula ketika SMAN 1 Pontianak berhadapan dengan SMAN 1 Sambas dalam kompetisi bentukan MPR RI tersebut, di mana regu C yang diwakili Ocha mendapatkan pengurangan 5 poin setelah jawabannya mengenai lembaga pertimbangan dalam pemilihan anggota BPK dinyatakan salah oleh juri.
Namun, regu B dari SMAN 1 Sambas justru diberikan tambahan 10 poin saat memberikan jawaban yang sama persis, dan protes regu C ditolak juri dengan alasan kendala artikulasi.
Insiden tersebut memicu kekecewaan netizen setelah rekaman pertandingannya viral, hingga berujung pada permintaan maaf dari MPR RI yang sempat mengusulkan pertandingan ulang.
Meskipun demikian, rencana pelaksanaan LCC ulang kini resmi dibatalkan oleh pihak MPR setelah kedua sekolah sepakat menolak opsi final ulangan tersebut.