MUI Imbau Imam Masjid Bacakan Doa Qunut Nazilah untuk Palestina

MUI Imbau Imam Masjid Bacakan Doa Qunut Nazilah untuk Palestina

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan imbauan kepada seluruh imam masjid dan khatib di Indonesia untuk membacakan doa qunut nazilah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas spiritual bagi masyarakat muslim di Gaza dan Palestina yang sedang menghadapi musibah.

Seruan resmi tersebut disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Dakwah KH Abdul Manan Ghani pada Kamis (21/5/2026), dikutip dari Cahaya yang melansir laman resmi MUI. Pengumuman ini dirilis setelah MUI menggelar agenda konsolidasi terkait penahanan sejumlah aktivis kemanusiaan oleh pihak Israel.

Pihak MUI menyatakan bahwa pembacaan doa ini menjadi wujud kepedulian batin dari umat Islam di tanah air terhadap penderitaan yang dialami warga Palestina. KH Abdul Manan Ghani mengharapkan agar para imam masjid, khatib Jumat, hingga khatib Idul Adha dapat menyertakan doa ini dalam ibadah mereka.

“MUI mengimbau kepada seluruh imam, bidang dakwah, mengimbau seluruh imam Masjid di Indonesia dan para khatib, baik khatib Jumat maupun Idul Adha, agar membacakan qunut nazilah untuk para pejuang, kaum muslimin yang terkena musibah, baik di Gaza dan Palestina, maupun di tempat-tempat lainnya di dunia,” ujarnya.

Menurut penjelasan Manan, doa qunut nazilah dipandang sebagai bentuk ikhtiar batiniah agar segala penderitaan yang dihadapi masyarakat muslim di berbagai belahan dunia bisa segera diangkat oleh Allah SWT.

“Itu sebagai kepedulian secara batiniah, karena semuanya adalah dari Allah SWT, dan kita minta kepada Allah SWT untuk segera membebaskan dan mencabut segala musibah yang menimpa kaum muslim di mana saja berada, khususnya saudara-saudara kita di Gaza dan Paestina yang sudah bertahun-tahun menderita,” katanya.

Berikut adalah lafal doa qunut nazilah yang merujuk pada pemaparan Syekh Ibrahim Al-Baijuri dalam kitab Hasyiyatul Baijuri (Darul Fikr, juz I, hlm. 169):

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَك نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَك وَنَخْشَى عَذَابَكَ إنَّ عَذَابَك الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ

Artinya: Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.

اللَّهُمَّ عَذِّبْ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِينَ أَعْدَاءَ الدِّينِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِك وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَك وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَك اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إنَّك قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ أَصْلِح_ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَاجْعَلْ فِي قُلُوبِهِمْ الْإِيمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ نَبِيِّك وَرَسُولِك وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوفُوا بِعَهْدِك الَّذِي عَاهَدْتهمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّهِم_ وَعَدُوِّك إلَهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya: Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, (mereka) musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau maha dekat dan pendengar segala munajat. Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kauikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw, keluarga, dan para sahabatnya.

Solidaritas untuk Aktivis Kemanusiaan

Rangkaian kegiatan konsolidasi yang digelar oleh MUI bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta lembaga filantropi ini turut menyoroti nasib sembilan warga negara Indonesia. Para aktivis kemanusiaan tersebut dilaporkan ditahan ketika sedang menjalankan misi bantuan menuju Gaza.

Sebelum pertemuan ditutup, KH Abdul Manan Ghani memimpin doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Doa bersama ini ditujukan bagi keselamatan warga Gaza, pembebasan para aktivis kemanusiaan, serta umat Islam yang sedang ditimpa kesulitan di berbagai wilayah.

Melalui momentum ini, MUI juga memberikan ajakan kepada segenap elemen masyarakat untuk terus menyuarakan solidaritas kemanusiaan terhadap Palestina sekaligus mengawal proses diplomasi demi pembebasan para relawan yang ditahan.

Artikel terkait

Rekomendasi