Keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tengah diselimuti kebahagiaan. Putri sulungnya, Mutiara Annisa Baswedan, resmi menyelesaikan studi magister di Harvard Graduate School of Education dan meraih gelar Master of Education.
Pencapaian ini menjadi momen mengharukan karena Mutiara menjalani masa kuliah sambil merawat bayinya yang baru berusia satu bulan saat pertama kali bertolak ke Amerika Serikat. Keberhasilan ini sekaligus meneruskan tradisi akademis dalam keluarga Baswedan, seperti dikutip dari Medcom.
Sebelumnya, sang adik, Mikail Azizi Baswedan, telah menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada Februari 2026. Kini, Mutiara menyusul dengan membawa nama keluarga ke tingkat internasional melalui kelulusannya dari Harvard.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Anies Baswedan membagikan momen haru saat menyaksikan putrinya berjalan ke panggung wisuda. Mutiara naik ke atas panggung sembari menggendong buah hatinya, Ibrahim, sementara suaminya, Ali, menyambut di sisi panggung.
"Memanjatkan rasa syukur tak terhingga ketika menyaksikan Tia naik ke atas panggung wisuda di Harvard, menerima ijazah sambil menggendong Ibrahim, lalu Ali berdiri menyambut di samping panggung. Setahun lalu, kami melepas Tia dan Ali berangkat dengan bayi yang baru berusia satu bulan," tutur Anies Baswedan dalam akun Instagram @aniesbaswedan.
Mutiara Annisa Baswedan merupakan anak pertama dari pasangan Anies Baswedan dan Fery Farhati Ganis. Lahir pada 20 Mei 1997, sosok yang akrab disapa Tia ini memiliki tiga orang adik, yaitu Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, dan Ismail Hakim Baswedan.
Mutiara menikah dengan Ali Saleh Alhuraiby pada 29 Juli 2022. Sang suami merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia angkatan 2016 yang kemudian turut melanjutkan studi ke Harvard bersama Mutiara.
Anies Baswedan menyatakan rasa bangganya atas dedikasi serta perjuangan putri dan menantunya tersebut. Menurutnya, ijazah dari salah satu kampus terbaik dunia itu merupakan buah dari komitmen dan keteguhan mereka sebagai keluarga muda.
"Alhamdulillah, masa penuh perjuangan itu tuntas mereka lalui. Ijazah Master of Education dari Harvard Graduate School of Education yang diterima hari ini adalah simbol pencapaian akademik, yang di baliknya ada harga kesabaran, kerja sama, dan keteguhan yang mereka bertiga harus bayar sebagai keluarga muda," kata Anies Baswedan.
Rekam Jejak Pendidikan dan Organisasi
Mutiara menempuh pendidikan di SMP Al-Izhar Pondok Labu dan SMA Labschool Kebayoran pada 2012–2016. Selama masa SMA, ia sempat mengikuti program pertukaran pelajar di Rødkilde Gymnasium, Vejle, Denmark pada 2014–2015 melalui jaringan AFS dan Bina Antarbudaya.
Ia kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia periode 2016–2020. Setelah itu, Mutiara meneruskan studinya di Harvard Graduate School of Education untuk periode 2025–2026.
Selain akademis, Mutiara aktif dalam berbagai organisasi dan mengukir prestasi internasional. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris II OSIS SMA Labschool Kebayoran, anggota Paskibra, serta Manager of External Affairs Asian Law Students' Association (ALSA) Local Chapter Universitas Indonesia.
Saat aktif di ALSA, Mutiara meraih penghargaan Best Delegate pada ALSA Forum 2018 di Colombo, Sri Lanka, serta Best Delegate for Table Discussion pada ALSA Conference 2019 di Bangkok, Thailand. Ia juga menjadi delegasi Universitas Indonesia dalam Harvard National Model United Nations (HNMUN) di Boston pada 2018.
Pada tahun 2019, Mutiara terpilih sebagai salah satu dari 10 wakil Indonesia dalam program Indonesia-USA 70th Youth Ambassador. Melalui program Outstanding Youth for the World (OYTW) dan International Leadership Visitor Program (IVLP) tersebut, ia berkesempatan mengunjungi Washington DC, New York, New Orleans, dan San Francisco.
Perjalanan Karier dan Beasiswa LPDP
Di dunia profesional, Mutiara mengawali kariernya sebagai Trainee Associate di firma hukum Assegaf Hamzah & Partners pada Juli–November 2021, lalu berlanjut sebagai Associate hingga Juni 2022. Ia juga pernah bekerja sebagai Policy Analyst di Strategic Policy Institute for Indonesia selama 11 bulan sejak Mei 2023.
Pendidikan magister Mutiara di program Master of Education in Education Policy and Analysis Harvard University didanai oleh beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Mutiara tergabung dalam kelompok keberangkatan PK-257 Dala Mawarani.
Melalui akun LinkedIn pribadinya, Mutiara sempat menegaskan komitmennya untuk membawa semangat nasionalisme selama menempuh studi di luar negeri.
"Bersama LPDP dan PK-257 saya siap melanjutkan perjalanan akademik dan mengabdi bagi bangsa. Saya berkomitmen untuk membawa semangat nasionalisme serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Indonesia dalam setiap langkah perjalanan saya," tulis Mutiara melalui akun @mutiarabaswedan.
Anies Baswedan berharap agar pengetahuan yang diperoleh putri dan menantunya selama belajar di Cambridge, Massachusetts, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
"Terima kasih kepada semua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan selama mereka menjalani babak kehidupan di Cambridge, Massachusetts, ini. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup mereka ke depan, serta ilmu yang didapat bisa menjadi bekal kontribusi Tia dan Ali bagi bangsa dan bagi lingkungan di sekitar mereka. Aamiin yra," ucap Anies Baswedan.