Ketua MPR RI Ahmad Muzani memutuskan untuk mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat. Langkah ini diambil sebagai respons atas polemik penilaian juri yang dianggap tidak adil dalam kompetisi tingkat pelajar tersebut.
Keputusan pengulangan final ini dilakukan guna menjaga integritas nilai-nilai Pancasila yang menjadi esensi perlombaan, sebagaimana dilansir dari Suara. Insiden ketidakadilan penilaian tersebut sebelumnya sempat memicu protes dari masyarakat serta orang tua siswa setelah rekaman videonya viral di media sosial.
Lembaga tinggi negara ini berencana melibatkan tim juri independen yang berasal dari kalangan akademisi pada pelaksanaan ulang mendatang. Hal ini bertujuan agar proses seleksi berjalan lebih objektif dan transparan bagi seluruh sekolah menengah atas yang terlibat dalam ajang bergengsi di Kota Pontianak tersebut.
Muzani yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra telah memberikan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kontroversi. Selain memerintahkan pengulangan lomba, ia memanggil dan memberikan teguran kepada dua orang juri yang menjadi pusat keberatan publik.
Sengketa penilaian ini sempat meluas hingga munculnya gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pihak yang merasa dirugikan, khususnya tim dari SMAN 1 Pontianak. Ahmad Muzani menegaskan bahwa MPR siap mendengarkan aspirasi masyarakat dan melakukan perbaikan demi menjaga kepercayaan terhadap sosialisasi Empat Pilar.