Nadiem Makarim Jalani Operasi Usai Tuntutan Penjara Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Operasi Usai Tuntutan Penjara Kasus Chromebook

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menjalani tindakan medis operasi pada Rabu malam setelah menghadapi tuntutan pidana 18 tahun penjara di pengadilan pada sore harinya terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Kabar mengenai kondisi kesehatan mantan menteri tersebut dikonfirmasi oleh sang istri, Franka Franklin Makarim, melalui unggahan di media sosial Instagram pada Kamis (14/5/2026). Franka membagikan momen saat dirinya mendampingi Nadiem di rumah sakit setelah proses persidangan selesai.

Istri Nadiem mengungkapkan bahwa suaminya harus segera memasuki ruang bedah untuk menjalani prosedur medis yang kelima kalinya. Dalam unggahannya, Franka menunjukkan kesetiaannya dalam memberikan dukungan moral bagi sang suami di tengah tekanan hukum yang sedang berlangsung.

"Kemarin hari dimulai di pengadilan. Malam tadi, Nadiem masuk ke meja operasi untuk kelima kalinya. Di antara dua momen itu, kami hanya bisa berdoa," tulis Franka, dikutip Kamis (14/5/2026).

Franka menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mendampingi suaminya melewati masa sulit, baik secara kesehatan maupun persoalan hukum yang membelit. Ia memilih untuk tidak memberikan komentar lebih mendalam mengenai materi tuntutan hukum yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum di persidangan.

"Yang saya tahu, saya ada di sini, kami semua tetap di sini. Dan ia, dengan segala yang sedang ditanggungnya, tidak sendiri," tulis Franka.

Tuntutan 18 tahun penjara tersebut sebelumnya dibacakan dalam persidangan oleh jaksa karena Nadiem dinilai bertanggung jawab atas kerugian negara dalam proyek perangkat pendidikan tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jenis penyakit atau alasan medis spesifik di balik operasi kelima yang dijalani oleh Nadiem.

Artikel terkait

Rekomendasi