PT Nindya Karya (Persero) bersama pemerintah daerah memacu percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Sumatra Utara dan Jawa Timur guna mengejar target penyelesaian pada Juni 2026.
Langkah taktis diambil BUMN ini di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dengan mengerahkan armada internal akibat keterbatasan kendaraan pengangkut material dari mitra rekanan di lapangan.
Realisasi fisik di Kediri telah menyentuh 57 persen di atas lahan 7,6 hektare yang dirancang menjadi kawasan pendidikan terpadu dari SD hingga SMA, lengkap dengan asrama, rumah susun guru, dan fasilitas olahraga.
Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor ini memegang peranan krusial dalam mempercepat penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata melalui keterangan tertulis.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi yang lebih penting, akan membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Bayu Apriyadi.
Melalui keterangan tertulis terpisah pada Minggu (17/5/2026), pihak perusahaan menegaskan komitmennya untuk memastikan proyek berjalan konstan bagi ribuan siswa.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Kami terus memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh ribuan siswa yang membutuhkan," ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas melakukan kunjungan lapangan ke Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk memantau langsung kualitas pekerjaan struktur utama.
"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ujar Michael Umbas.
Ia mengingatkan seluruh jajaran agar pengawasan terhadap aspek keselamatan kerja dan fungsi fasilitas tetap menjadi prioritas utama hingga tahap akhir konstruksi.
"Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal," lanjut Michael Umbas.
Berdasarkan laporan berkala periode M23, ritme percepatan pembangunan di wilayah tersebut terbukti berada di atas target rencana.
"Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat," pungkas Michael Umbas.
Di Kota Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Waas meninjau lokasi proyek di Kecamatan Medan Tuntungan pada Kamis, 21 Mei 2026, yang mencatatkan realisasi fisik tertinggi sebesar 73 persen sejak akhir Desember 2025.
"Memasuki bulan kelima, kami melihat perkembangannya sangat pesat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen," ujar Rico Waas dilansir dari Antara.
Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung infrastruktur penunjang seperti perbaikan jalan, saluran drainase baru, dan lampu penerangan di sekitar lahan seluas enam hektare tersebut.
"Pengerjaannya kami nilai sangat maksimal, teliti, semuanya tertata rapi, bagus, fasilitasnya memadai, dan dirancang dengan konsep yang matang. Saya kira patut diberi apresiasi, putra-putri bangsa kita mampu mengerjakan proyek sekonsisten ini dalam waktu yang relatif singkat," tutur Rico Waas.
Penyediaan fasilitas ini difokuskan untuk memberikan pengajaran serta pelatihan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
"Terlebih lagi, fokus utamanya adalah memastikan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus mendapatkan fasilitas, pengajaran, dan pelatihan terbaik," ujarnya.
Pada wilayah lain, pembangunan di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dan berhasil melampaui target awal sebesar 50,93 persen.
Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Tambunan menyatakan optimisme bahwa pengerjaan fisik ini akan rampung tepat waktu pada 20 Juni mendatang.
"Bersama Pak Ariel dan tim, kami optimis kegiatan ini dapat terselesaikan dengan baik pada 20 Juni mendatang," ujar Adlin Tambunan.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai mengapresiasi langkah pusat dan terus mengawal jalannya proyek agar memberikan dampak nyata bagi akses pendidikan anak-anak di daerah.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sergai. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi anak-anak. Sukses selalu untuk kita semua," katanya.
Project Manager Sekolah Rakyat Wilayah Sergai, Ariel Somadinigrat menambahkan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna mengoptimalkan pengerjaan di sejumlah titik bangunan.