Kementerian Haji dan Umrah melaporkan bahwa operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan tertib hingga hari ke-20 pada Minggu (10/5/2026). Kelancaran ini mencakup seluruh rangkaian layanan mulai dari proses pemberangkatan dari tanah air hingga kedatangan di Arab Saudi.
Data operasional menunjukkan sebanyak 125.243 jemaah yang tergabung dalam 323 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dilansir dari Nasional, pemantauan terhadap layanan transportasi, konsumsi, serta kesehatan jemaah terus dilakukan secara intensif selama masa operasional berlangsung.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha menjelaskan bahwa pendampingan petugas menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh tahap perjalanan jemaah berjalan sesuai prosedur. Hal ini termasuk pengawasan ketat terhadap fasilitas akomodasi dan pembinaan jemaah di lapangan.
"Secara umum seluruh layanan haji Indonesia berjalan lancar, tertib dan terus berada dalam pendampingan petugas," ujar Ichsan Marsha, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Penegasan mengenai kualitas layanan ini disampaikan Ichsan dalam konferensi pers untuk memberikan gambaran situasi terkini di tanah suci. Selain proses kedatangan, pergerakan jemaah antarkota di Arab Saudi juga dilaporkan terus berproses secara bertahap.
Tercatat sebanyak 103.731 jemaah dari 267 kloter telah sampai di Madinah. Sementara itu, 78.946 jemaah dalam 204 kloter sedang dalam proses perpindahan dari Mekkah menuju Madinah secara berangsur-angsur.
Laporan tersebut juga merinci data kedatangan jemaah melalui jalur udara lainnya. Sebanyak 17.861 jemaah yang terbagi dalam 47 kloter tercatat telah mendarat di Arab Saudi melalui bandara di Jeddah.