Pangkoopsudnas Instruksikan Penindakan Tegas Prajurit TNI AU Melanggar

Pangkoopsudnas Instruksikan Penindakan Tegas Prajurit TNI AU Melanggar

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo menginstruksikan jajaran Kodau I untuk memberikan tindakan tegas kepada setiap prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin pada Sabtu (9/5/2026).

Arahan tersebut disampaikan dalam seremoni pelantikan Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi sebagai Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I yang berlangsung di Jakarta Timur, sebagaimana dilansir dari Nasional.

Pangkoopsudnas menekankan pentingnya penguatan kedisiplinan bagi seluruh personel militer maupun Pegawai Negeri Sipil di bawah komando satuan tersebut demi menjaga marwah institusi.

"Saya instruksikan kepada Kodau I dan seluruh satuan jajarannya, agar terus mendorong penguatan disiplin prajurit dan PNS yang menjadi tanggung jawabnya. Saya tekankan agar setiap bentuk pelanggaran disiplin, ditindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku," ujar Minggit Triwibowo, Pangkoopsudnas.

Pimpinan tertinggi Koopsudnas tersebut memaparkan sejumlah ancaman sosial yang perlu mendapatkan atensi khusus, mulai dari peredaran gelap narkotika hingga aktivitas ilegal di ruang siber.

"(Ada juga) perilaku menyimpang, seperti LGBTQ+ yang dapat merusak moral, etika, dan kehormatan institusi TNI Angkatan Udara," ujar Minggit Triwibowo.

Langkah preventif diminta untuk ditingkatkan melalui optimalisasi pembinaan mental, rohani, serta pengawasan melekat terhadap seluruh anggota di lapangan.

Selain masalah internal, Minggit menyebutkan tantangan eksternal yang kompleks di wilayah tugas Kodau I meliputi penanganan konflik sosial, pencurian kayu, hingga sengketa aset tanah milik negara.

"Menghadapi berbagai tantangan tersebut, saya tekankan agar Kodau I terus mengembangkan langkah-langkah strategis, adaptif dan bersikap responsif, serta memastikan tingkat kesiapan operasional yang tinggi," jelas Minggit Triwibowo.

Pangkoopsudnas turut mengingatkan slogan AMPUH yang harus diimplementasikan oleh seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka.

"Bangun dan perkuat kemitraan dan soliditas dengan unsur Forkopimda di wilayah, hindari gesekan dengan masyarakat, serta kembangkan komunikasi yang konstruktif dan harmonis dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memperluas jangkauan pembinaan wilayah, termasuk melalui platform media sosial," jelas Minggit Triwibowo.

Instruksi ini bertujuan untuk memastikan Kodau I mampu berperan sebagai mitra strategis bagi pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas wilayah serta membangun kepercayaan publik secara konsisten.

Artikel terkait

Rekomendasi